Senin, 13 Juli 2020

Kabar Baik 14 Juli 2020 : TELADAN ALLAH

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.---Roma 8: 14.

Penurutan yang setia pada hukum-hukum Allah akan mengadakan satu pengaruh yang ajaib untuk meninggikan, menumbuhkan, dan meneguhkan segala sifat manusia. Orang-orang yang mulai dari kecil sudah menyerahkan diri dalam pekerjaan atau perbaktian kepada Allah, akan ternyata nanti jadi orang-orang yang mempunyai pikiran terang dan kuasa pertimbangan yang tajam. Dan kenapa tidak boleh jadi begitu? Perhubungan dengan Guru yang terbesar yang pernah datang ke dunia ini, menguatkan pengertian, menerangkan pikiran, serta menyucikan hati,--meninggikan, menghaluskan, dan memuliakan tubuh dan jiwa seluruhnya. "Apabila nyatalah Firman-Mu, maka orang beroleh terang dan orang bodoh pun dijadikannya bijaksana."

Tuhan Allah mau mengadakan satu pekerjaan besar bagi orang-orang muda, kalau mereka mau menerima Firman-Nya dalam hatinya dengan pertolongan Roh Suci serta menurut itu dalam kehidupannya. Dia selalu berusaha untuk menarik orang-orang muda kepada-Nya, yang menjadi sumber segala pengetahuan, dan pohon segala rahmat, kesucian dan kebenaran. Pikiran yang selalu dipenuhi dengan perkara-perkara yang tinggi-tinggi dengan sendirinya menjadi mulia.--Signs of the Times, December l, 1881.

Jikalau rahmat Allah sudah menduduki hati, lalu bisa dilihat bahwa segala keinginan dan nafsu kejahatan yang diwarisi dan ditumbuhkan di dalamnya harus dipalangkan. Satu kehidupan baru dengan peraturan baru mesti mulai berlaku dalam jiwa. Segala perkara yang dibuat mesti dibuat untuk memuliakan Allah. Dalam pekerjaan ini terhitung keadaan lahir dan batin manusia. Segenap keadaan manusia, tubuh, jiwa dan rohnya, harus takluk di bawah kuasa Allah, untuk dipakai oleh-Nya sebagai perkakas kebenaran.

Sifat alami laki-laki dan perempuan tidak tunduk kepada hukum Allah, dan sesungguhnya dengan kuasanya sendiri, hal itu mustahil. Tetapi oleh iman, seorang yang telah dibarui, tiap- tiap hari hidup sebagaimana kehidupan Kristus. Hari demi hari mereka menunjukkan dan menyadari bahwa mereka adalah harta milik Allah.

Tubuh dan jiwa milik Tuhan Allah adanya. Dia telah memberikan Anak-Nya untuk menebus dunia, dan oleh sebab itu kita telah diizinkan untuk memulai satu kehidupan yang baru, satu waktu percobaan di mana kita harus membangunkan tabiat kesetiaan yang sempurna. Tuhan telah menebus kita dari perhambaan dosa, dan sudah memberikan kemungkinan pada kita supaya hidup dalam keadaan yang diperbarui dan diubahkan untuk pekerjaan Allah.

Meterai Tuhan ada pada kita. Kita sudah dibeli oleh-Nya, dan Dia ingin supaya kita ingat bahwa segala kuasa tubuh, otak dan batin kita semuanya adalah milik-Nya. Segala waktu dan pengaruh, akal budi, cita-cita, dan angan-angan hati kita, semua milik Tuhan, dan semuanya harus dipakai setuju dengan kehendak-Nya. Hal-hal itu tidak digunakan sesuai dengan petunjuk dunia.

Tuhan Yesus memberkati.

Kamis, 09 Juli 2020

Kabar Baik 13 Juli 2020 : MEMBANTU SATU SAMA LAIN UNTUK BERTUMBUH


Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.---Roma 12: 10.

Perhatian saya yang amat besar terhadap orang muda, dan sangat rindu melihat mereka bergumul mencapai karakter Kristiani yang sempurna, rajin belajar dan tekun berdoa untuk meraih pelatihan yang perlu dan pelayanan yang berkenan dalam pekerjaan Tuhan. Saya rindu melihat mereka untuk saling membantu mencapai tingkat tertinggi dalam pengalaman Kristiani.

Kristus datang mengajarkan jalan keselamatan kepada keluarga manusia, dan Ia membuat jalan itu begitu rata sehingga anak kecil pun dapat berjalan di atasnya. Ia mengajak para murid-Nya untuk mengikuti dan mengenal Tuhan, sembari mengikuti pimpinan-Nya setiap hari, mereka belajar perjalanan-Nya yang dipersiapkan bagaikan fajar terbit.

Anda telah mengamati terbitnya mentari, dan datangnya siang pelan-pelan di atas bumi di langit. Perlahan-lahan fajar menyingsing hingga matahari terbit; dan sinar itu semakin terang dan panas serta memuncak pada tengah hari. Inilah satu kiasan indah yang Allah rindukan terjadi bagi anak-anak-Nya dalam penyempurnaan pengalaman Kristiani. Sementara setiap hari berjalan dalam terang-Nya, dengan penurutan kepada semua perintah-Nya, maka pengalaman kita semakin bertumbuh dan bertambah hingga kedewasaan penuh dalam Yesus Kristus.

Orang muda perlu selalu memandang pada arah yang telah ditempuh Kristus. Setiap langkah adalah tindakan mengalahkan. Kristus tidak datang ke dunia sebagai raja, untuk memerintah bangsa-bangsa. Ia datang sebagai seorang yang hina, untuk dicobai, dan menaklukkan pencobaan, demikian juga kita harus ikuti untuk lebih mengenal Tuhan. Dalam mempelajari kehidupan-Nya, kita akan mengetahui betapa banyak yang dilakukan Allah kepada anak-anak-Nya melalui Kristus. Dan kita akan mengetahui juga betapa pun besarnya cobaan yang kita alami, tidak melebihi apa yang dirasakan Kristus, agar kita memahami jalan, kebenaran dan kehidupan. Oleh hidup yang selaras dengan teladan-Nya, hendaklah kita menghargai pengorbanan-Nya demi kita sendiri. Orang muda telah dibeli dengan harga yang mahal, yakni darah Anak Allah. Renungkanlah pengorbanan Bapa yang membiarkan Anak-Nya untuk melakukan pengorbanan ini.

Renungkanlah apa yang Kristus telah korbankan ketika meninggalkan istana dan takhta kerajaan surga, menyerahkan hidup-Nya sebagai korban harian untuk manusia. Ia dipersalahkan dan dilecehkan. Ia menanggung segala nista dan hinaan yang ditumpukkan orang-orang jahat kepada-Nya. Dan apabila pelayanan-Nya di dunia selesai, Ia menderita kematian di atas salib.

Tuhan Yesus memberkati.


Pdm. LG. Hutagalung

Kabar Baik 12 Juli : ALLAH SEDANG BERBICARA

Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!---Mazmur 46: 11.

Dalam doa dan percakapan sendirianlah Yesus dalam kehidupan-Nya di dunia ini menerima hikmat dan kuasa. Biarlah orang-orang muda mengikuti teladanNya dalam mencari saat yang tenang pada waktu subuh dan waktu senja untuk berhubungan dengan Bapa mereka yang di surga. Dan sepanjang hari biarlah mereka mengangkat hati mereka kepada Allah. Pada setiap langkah jalan kita Ia berkata, "Sebab Aku ini, Tuhan, Allahmu, memegang tangan kananmu, ... Janganlah takut, Aku yang menolong engkau" (Yes. 41: 13). Sekiranya anak-anak kita dapat mempelajari pelajaran-pelajaran ini pada tahun-tahun permulaan mereka, maka betapa kesegaran dan kuasa, betapa kegembiraan dan kemanisan akan memenuhi kehidupan mereka!

Inilah pelajaran yang hanya dapat diajarkan oleh dia yang telah mempelajarinya. Hanya oleh karena banyak sekali orang tua dan guru yang mengaku memercayai Firman Allah sementara hidup mereka menolak kuasa Firman itu, sehingga pengajaran Kitab Suci tidak mempunyai pengaruh yang lebih besar kepada orang-orang muda. Kadang-kadang orang- orang muda harus dibawa untuk merasakan kuasa Firman. Mereka melihat betapa berharganya kasih Kristus. Mereka melihat keindahan tabiat-Nya, kemungkinan suatu kehidupan yang diserahkan kepada pelayanan-Nya. Tetapi sebaliknya mereka melihat kehidupan orang-orang yang mengaku untuk menghormati hukum-hukum Allah. Tentang betapa benarnya perkataan yang telah diucapkan kepada Nabi Yehezkiel:

Umat-Mu " ... berkata satu sama lain, masing-masing kepada temannya: Silakan datang dan dengar, apa yang difirmankan oleh Tuhan! Dan mereka datang kepadamu seperti rakyat berkerumun dan duduk di hadapanmu sebagai umat-Ku, mereka mendengar apa yang kau ucapkan, tetapi mereka tidak melakukannya, mulutnya penuh dengan kata-kata cinta kasih, tetapi hati mereka mengejar keuntungan yang haram" (Yeh. 33: 30, 31).

Adalah suatu hal memperlakukan Alkitab sebagai satu buku petunjuk moral yang baik, yang perlu diperhatikan sejauh tetap sesuai dengan semangat zaman dan kedudukan kita dalam dunia; adalah suatu hal yang lain untuk menghormati Alkitab itu sebagaimana adanya,--Firman Allah yang hidup,--Firman yang merupakan hidup kita, Firman yang membentuk perbuatan kita, perkataan kita dan pikiran kita. Menahan Firman Allah sebagai suatu perkara yang kurang daripada ini berarti menolaknya. Dan penolakan ini oleh orang-orang yang mengaku memercayainya, adalah merupakan penyebab utama keragu-raguan dan ketidakpedulian terhadap agama di kalangan orang muda.

Banyak orang, bahkan pada waktu kebaktian, tidak menerima berkat persekutuan yang sejati dengan Allah. Mereka itu terlalu tergesa-gesa.. Dengan langkah yang terburu-buru mereka mendesak masuk ke dalam lingkaran hadirat Kristus yang mengasihi, mungkin berhenti sejenak pada batas-batas kesucian, tetapi tidak menunggu nasihat. Mereka tidak mempunyai waktu untuk tinggal dengan Guru Ilahi.

Tuhan Yesus memberkari.

Pdm. LG. Hutagalung

Kabar Baik 11 Juli 2020 : KEPERLUAN DUNIA YANG TERBESAR

Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.---Mazmur 24: 3, 4.

Kebenaran-kebenaran besar yang sama yang dinyatakan melalui orang-orang ini (Yusuf dan Daniel), Allah ingin nyatakan melalui orang-orang muda dan anak-anak sekarang ini. Riwayat Yusuf dan Daniel adalah suatu gambaran mengenai apa yang akan dilakukan-Nya bagi mereka yang menyerahkan diri mereka kepada-Nya dan yang dengan segenap hati berusaha melaksanakan maksud-Nya.

Keperluan dunia yang terbesar adalah keperluan akan manusia-manusia yang tidak dapat diperjualbelikan, manusia yang dalam jiwa raganya setia dan jujur, manusia yang tidak gentar menyebut dosa itu dosa, manusia yang angan-angan hatinya setia pada tugas seperti jarum menunjuk kutub, manusia yang akan berdiri demi kebenaran walaupun langit runtuh.

Tetapi tabiat seperti itu bukanlah hasil kebetulan; itu bukan hasil pilih kasih atau sumbangan Tuhan. Suatu tabiat yang mulia adalah hasil disiplin diri, hasil penaklukan sifat yang rendah kepada yang luhur--penyerahan diri kepada pelayanan kasih bagi Allah dan manusia.

Orang-orang muda perlu diberi kesan dengan kebenaran, bahwa bakat mereka bukanlah milik mereka sendiri. Kekuatan, waktu, kecerdasan, hanyalah harta yang dipinjamkan. Itu semua adalah milik Allah dan haruslah menjadi keputusan setiap orang muda untuk menggunakannya dengan sebaik-baiknya. Ia adalah suatu cabang, dari mana Allah mengharapkan buah; seorang penatalayan, yang modalnya harus bertambah; suatu terang untuk menerangi kegelapan dunia.

Setiap orang muda, setiap anak, mempunyai suatu pekerjaan yang harus dilakukan untuk menghormati Allah dan meninggikan manusia.

Tahun-tahun permulaan Nabi Elisa dilalui dalam kesunyian kehidupan desa, di bawah pengajaran Allah dan alam serta disiplin pekerjaan yang bermanfaat. Pada suatu masa ketika kemurtadan hampir menyeluruh seisi rumah ayahnya berada di antara sejumlah orang yang tidak tunduk menyembah Baal. Rumah tangga mereka adalah tempat di mana Allah dihormati, dan di mana kesetiaan kepada kewajiban merupakan peraturan kehidupan setiap hari.

Selaku anak laki-laki seorang petani kaya, Elisa telah mengambil pekerjaan yang paling dekat. Sementara memiliki kemampuan seorang pemimpin di kalangan manusia, ia menerima pendidikan dalam kewajiban hidup yang umum. Supaya dapat memimpin dengan bijaksana, ia harus belajar menurut. Dengan setia dalam perkara-perkara yang kecil, ia disiapkan untuk kepercayaan yang lebih berat.

Tuhan Yesus memberkati.

Pdm. LG. Hutagalung

Selasa, 07 Juli 2020

Kabar Baik 10 Juli 2020 : INGATLAH FAKIR MISKIN

Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.---Matius 19: 21.

Kalau kita benar-benar mewakili tabiat Kristus, maka setiap unsur mementingkan diri harus dibuang dari dalam jiwa. Dalam melaksanakan pekerjaan yang sudah dipercayakan-Nya kepada kita, maka kita harus menyerahkan segala sesuatu yang dapat kita hemat. Kemiskinan, dukacita dalam banyak keluarga perlu kita perhatikan, demikian juga orang yang sengsara dan menderita harus ditolong. Kita hanya mengetahui sedikit penderitaan manusia yang ada di sekeliling kita. Tetapi apabila kita mempunyai kesempatan, haruslah kita siap memberi pertolongan langsung kepada orang-orang yang sudah sangat terdesak.

Memboroskan uang dalam kemewahan berarti merampas dari fakir miskin, yang seharusnya digunakan untuk membekali mereka dengan makanan dan pakaian. Itu berarti bahwa uang yang dibelanjakan untuk memuaskan selera, kesombongan dalam berpakaian dan perabot serta perhiasan dapat digunakan untuk meringankan dukacita banyak keluarga yang melarat dan yang menderita sengsara. Para penatalayan Allah haruslah membantu orang-orang yang tidak mampu.

Perbuatan memberi, yang merupakan buah penyangkalan diri, adalah suatu keuntungan bagi pihak pemberi. Perbuatan itu mendidik kita supaya kita dapat memahami pekerjaan Dia yang dulu suka mengamalkan kebajikan, menolong orang yang menderita dan mencukupkan keperluan orang yang tidak mampu.

Memberi dengan teratur dan tetap, yang didorong oleh roh penyangkalan diri, adalah obat dari Allah untuk melawan dosa yang bagaikan kanker, yaitu sifat mementingkan diri sendiri dan sifat serakah. Allah telah menyusun rencana untuk memberi secara sistematis untuk membiayai pekerjaan-Nya dan meringankan kebutuhan orang yang sedang menderita dan yang berkekurangan. Ia telah menetapkan bahwa memberi harus menjadi suatu kebiasaan supaya dapat melawan dosa keserakahan yang berbahaya untuk menyesatkan. Memberi dengan terus-menerus sangat berfaedah melumpuhkan keserakahan yang membawa maut itu. Memberi secara teratur dimaksudkan Allah untuk menarik kekayaan orang yang serakah, sebagaimana cepatnya mereka memperoleh, dan menyerahkan itu kepada Allah, pemilik yang sesungguhnya dari segala harta kekayaan tersebut.

Pelaksanaan yang tepat dari rencana memberi dengan teratur sungguh melumpuhkan sifat serakah dan menguatkan sifat suka memberi dengan teratur. Kalau kekayaan semakin bertambah-tambah, walaupun menyebut dirinya beribadat, ia mengikatkan hatinya kepada kekayaan itu; dan semakin besar kekayaan mereka, maka makin kecil jumlah pemberian mereka ke dalam perbendaharaan Tuhan. Demikian caranya kekayaan itu mengakibatkan orang menjadi kikir, dan demikianlah pula caranya penimbunan kekayaan memupuk sifat serakah. Sifat yang buruk ini menjadi kuat oleh karena dipupuk secara aktif. Allah mengetahui bahaya yang kita hadapi, itulah sebabnya disediakan alat untuk melindungi kita dan mencegah supaya tidak binasa. Ia menuntut supaya kita giatkan memberi secara teratur, dengan demikian kebiasaan melakukan kebajikan dapat melawan daya pendorong kebiasaan untuk melakukan hal yang sebaliknya.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 9 Juli 2020 : INGATLAH AKAN TUHAN DALAM SURAT WASIATMU

Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.---1 Korintus 4: 2.

Mereka yang menjadi penatalayan yang setia dari harta kekayaan Allah harus mengetahui dengan tepat bagaimana keadaan usaha mereka dan sebagai orang yang bijaksana, mereka harus mempersiapkan diri kepada keadaan darurat yang bagaimanapun bentuknya. Sekiranya pintu kasihan bagi mereka ditutup dengan tiba-tiba, mereka pun tidak meninggalkan kekacauan yang begitu besar kepada orang yang berkewajiban untuk menentukan status harta kekayaan mereka.

Banyak orang yang tidak menghiraukan masalah surat wasiat ini sementara mereka masih dalam keadaan sehat. Tetapi persiapan ini harus diadakan oleh saudara kita. Mereka harus tahu keadaan keuangan mereka dan tidak boleh membiarkan usaha mereka berada dalam keadaan kusut berantakan. Mereka wajib mengatur harta milik mereka sedemikian rupa sehingga mereka dapat meninggalkannya setiap saat.

Surat-surat wasiat harus dipersiapkan sedemikian rupa sehingga memenuhi syarat hukum yang berlaku. Sesudah diadakan surat wasiat itu masih dapat diperpanjang masa berlakunya untuk bertahun-tahun lamanya dan tidak ada bahayanya, walaupun sumbangan diperlukan dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan pekerjaan Tuhan. Maut bukan berarti terus datang atau satu hari lebih cepat, hai saudara-saudara, hanya karena saudara sudah mengadakan surat wasiat itu. Dalam membagi-bagikan harta kekayaan saudara kepada kaum keluargamu, buatlah suatu kepastian bahwa saudara tidak melupakan pekerjaan Allah. Saudara adalah seorang penatalayan yang menjaga harta kekayaan-Nya; dan hak-Nya wajiblah menjadi pokok pertimbangan saudara yang terutama. Istri dan anak-anak saudara sudah tentu tidak boleh dibiarkan melarat; persediaan harus diadakan bagi mereka kalau mereka kelak kekurangan. Tetapi janganlah hanya karena kebiasaan yang demikian, janganlah cantumkan daftar yang panjang dari nama-nama kaum keluarga yang tidak berkekurangan.

Janganlah ada orang yang berpendapat bahwa ia melaksanakan kemauan Kristus dalam menimbun harta kekayaan sepanjang umur hidupnya dan kemudian pada waktu ajalnya sudah hampir tiba meninggalkan warisan itu sebagian untuk persembahan amal.

Ada orang yang kikirnya menahan uang pada waktu mereka masih hidup, kemudian merasa yakin bahwa mereka dapat mengimbangi untuk menutupi kekikiran mereka selama hidupnya dengan meninggalkan sebagian dari warisannya untuk dipakai memajukan pekerjaan Tuhan. Tetapi tidak ada separuh pun yang diserahkannya secara sah akan bermanfaat bagi usaha yang dimaksudkan. Saudara-saudara yang kekasih, adalah lebih baik kamu sendiri yang menabung uangmu di Bank Surga dan jangan memercayakan penatalayananmu kepada orang lain.

Para orang tua harus sangat berhati-hati mengalihkan talenta-talenta keuangan yang sudah dipercayakan Allah kepada mereka, kecuali mereka mempunyai bukti yang dapat dipercaya bahwa anak-anak mereka menaruh perhatian, kasih dan pengabdian yang lebih besar kepada pekerjaan Allah daripada yang ada pada mereka sendiri, dan anak-anak ini akan lebih bersungguh-sungguh serta lebih giat memajukan pekerjaan Allah.

Tuhan Yesus memberkati.

Jumat, 03 Juli 2020

Kabar Baik 8 Juli 2020 : HINDARI UTANG

Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi.---Roma 13: 8.

Dunia berhak mengharapkan suatu kejujuran sejati dari orang yang mengaku diri sebagai umat Nasrani yang mengikuti ajaran Kitab Sud. Karena sikap masa bodoh seseorang untuk melunasi utangnya, sehingga semua anggota jemaat umat Allah berada dalam bahaya sebab dianggap orang yang tidak dapat dipercaya.

Semua orang yang beribadat wajiblah mengharumkan pengajaran yang mereka akui dan janganlah dibiarkan orang berkesempatan untuk mencela kebenaran karena perbuatan mereka yang tidak pantas. "Janganlah kamu berutang apa pun kepada siapa pun," kata Rasul Paulus. Buatlah tekad untuk tidak jatuh ke dalam utang. Bertaraklah terhadap keinginan hatimu, daripada jatuh ke dalam utang yang memalukan. Inilah yang menjadi laknat dalam kehidupanmu, yaitu jatuh ke dalam jurang utang. Hindarkanlah itu seperti menghindarkan penyakit cacar.

Buatlah perjanjian yang sungguh-sungguh dengan Allah, oleh berkat-Nya engkau akan melunasi utangmu, kemudian jangan berutang lagi kepada siapa pun, kalau perlu, engkau hidup dengan makan bubur dan roti. Memang mudah sekali menghidangkan makanan yang agak lezat bilamana ditambah beberapa rupiah lagi yang dikeluarkan dari persediaan kantong. Tetapi, simpanlah rupiah itu, maka akan terkumpul nanti ribuan rupiah. Ratusan rupiah yang dibelanjakan untuk membeli yang ini dan yang itu serta yang lain-lain itulah kemudian menjadi bertumpuk menjadi ribuan rupiah. Tahanlah diri sendiri, sekurang-kurangnya sementara dalam keadaan utang yang mencekam .... Janganlah bimbang, jangan kecewa atau berbalik mundur. Tahanlah selera makanmu, tabunglah uangmu kemudian lunasilah utangmu. Usahakanlah pelunasan utang itu selekas mungkin. Apabila engkau sudah dapat berdiri tegak sebagai seorang yang bebas, tidak berutang kepada siapa pun, engkau pun sudah memperoleh kemenangan yang besar yang gilang-gemilang.

Kalau ada orang yang berutang dan benar-benar tidak sanggup melunasi utangnya, mereka tidak boleh diperlakukan dengan paksa untuk bertindak di luar kemampuan mereka. Haruslah mereka diberi kesempatan yang baik dengan membebaskan diri dari utang mereka dan tidak boleh ditempatkan di mana mereka sepenuhnya tidak dapat membebaskan diri dari utang. Walaupun penagihan utang dianggap perkara yang adil, itu bukanlah belas kasihan dan kasih yang berasal dari Allah.

Ada saudara yang tidak bijaksana dengan memiliki utang yang sebenarnya dapat dicegah. Ada pula orang yang terlalu berhati-hati sehingga menggambarkan roh tidak yakin kepada Tuhan. Cara yang baik ialah dengan menarik keuntungan dari berbagai keadaan, pada suatu waktu kita dapat mengumpulkan uang sehingga pekerjaan Allah dapat dimajukan pada waktu yang sama berpegang teguh pada prinsip yang benar.

Tuhan Yesus memberkti.

8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI

 8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya...