Selasa, 15 September 2020

Kabar Baik 17 Sep 2020 : SANG IBU

Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia.----Amsal 31: 28. 

  


Berbahagialah orangtua yang hidupnya adalah pantulan Ilahi yang sejati, agar janji-janji dan perintah Allah membangunkan rasa hormat dan syukur dalam diri anak-anak itu; orang tua yang kelemahlembutan dan keadilan serta kesabarannya menggambarkan kepada anak itu akan kasih, keadilan dan panjang sabar Allah; dan yang dengan mengajar anak supaya mengasihi dan memercayai serta menuruti mereka, mengajar dia untuk mengasihi dan memercayai serta menuruti Bapanya di surga. Orang tua yang menanamkan kepada seorang anak karunia seperti itu telah memberikan kepadanya suatu harta yang lebih berharga dari kekayaan sepanjang zaman-harta yang bertahan sampai kekekalan. 

  

Terhadap diri anak-anak yang dipercayakan kepada pemeliharaannya, setiap ibu mendapat tugas suci dari Allah. ''Ambillah anak laki-laki dan perempuan ini", kata-Nya, "didiklah dia bagi-Ku; tanamkanlah padanya tabiat yang dipahat untuk bangunan istana, agar dia boleh bercahaya dalam istana Tuhan untuk selamanya." 

  

Pekerjaan ibu seringkali tampak baginya seperti suatu pelayanan yang tidak penting. Itu adalah pekerjaan yang jarang dihargai. Orang lain hanya tahu sedikit dari banyak kesusahan dan bebannya. Hari-harinya dipadati dengan tugas-tugas kecil, semuanya memerlukan usaha yang sabar, pengendalian diri, kewaspadaan, kebijaksanaan dan kasih pengorbanan diri; namun dia tidak bisa menyombongkan apa yang telah dilakukannya itu sebagai sesuatu prestasi yang besar. Dia hanya mengatur rumah tangga agar berjalan dengan lancar; sering merasa lelah dan bingung, dia sudah berusaha untuk berbicara ramah kepada anak-anaknya, membuat mereka tetap sibuk dan bahagia, dan menuntun kaki-kaki yang kecil itu di dalam jalan yang benar. Dia merasa seakan tidak melakukan apa-apa. Tetapi sebenarnya bukanlah demikiaN. Malaikat-malaikat surga mengamati ibu yang letih itu, memperhatikan beban-beban yang dipikulnya setiap hari. Namanya mungkin tidak terdengar di dunia ini, tetapi nama itu tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba. 

  

Ada Allah di atas, dan cahaya serta kemuliaan dari takhta-Nya turun ke atas ibu yang setia sementara dia mencoba mendidik anak-anaknya untuk menolak pengaruh yang jahat. Tidak ada pekerjaan lain yang setara dengan pekerjaannya dalam hal pentingnya. Dia bukan seperti pelukis yang melukis sebuah sosok yang cantik di atas kanvas, atau seperti pengukir yang mengukir di atas batu pualam. Dia bukanlah seperti seorang penulis yang mencanangkan suatu pemikiran yang mulia melalui kuasa kata-kata, atau juga seperti pemusik yang menanamkan suatu rasa keindahan melalui lagu. Tugasnya, dengan pertolongan Allah, ialah mengembangkan dalam satu jiwa manusia keserupaan Ilahi.


Tuhan Yesus memberkati.


--Seri Membina Keluarga, jld. 4, hlm. 341-342. 

Kabar Baik 16 Sep 2020 : SANG AYAH

 Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.----Efesus 6: 4. 

 


 

Suami dan ayah adalah kepala keluarga. Istri mengharapkan dari padanya kasih sayang dan rasa simpati, dan bantuan dalam mendidik anak-anak; dan ini hal yang benar. Anak-anak itu sama-sama milik mereka berdua, dan dia sama sama menaruh perhatian atas kesejahteraan mereka. Anak-anak mengharapkan dari ayah mereka dukungan dan bimbingan; dia perlu memiliki konsep yang benar tentang kehidupan dan pengaruh serta pergaulan yang harus mengitari keluarganya; di atas segalanya, dia seharusnya dikendalikan oleh kasih dan takut akan Allah dan dengan pengajaran Firman-Nya, agar dia bisa menuntun kaki anak-anaknya di jalan yang benar. 

  

Ayah adalah pembuat undang-undang keluarga; dan seperti Abraham, dia harus menjadikan hukum Allah itu aturan rumah tangganya. Allah berkata kepada Abraham, ''Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada anak-anaknya dan kepada keturunannya." Jangan ada kelalaian jahat untuk mencegah kejahatan; jangan ada sikap pilih kasih yang lemah, tidak bijaksana dan dimanjakan; jangan menyerahkan keyakinan akan tugasnya kepada tuntutan kasih sayang yang salah. Abraham bukan saja memberi petunjuk yang benar, tetapi dia juga mempertahankan wewenang hukum yang adil dan benar. Allah telah memberikan peraturan menjadi penuntun kita. Anak-anak jangan dibiarkan menyimpang dari jalan selamat yang digariskan dalam Firman Allah, ke jalan yang menuju bahaya, yang terbuka di kiri dan kanan. Dengan lemah lembut tetapi tegas, usaha yang sabar dan doa maka keinginan-keinginan mereka yang salah harus dicekal, dan kecenderungan-kecenderungan mereka ditolak. 

  

Ayah harus memaksakan dalam keluarganya nilai-nilai yang lebih tegas-tenaga, kesetiaan, kejujuran, kesabaran, keberanian, kerajinan dan manfaat yang praktis. Dan apa yang dia tuntut dari anak-anaknya itu, dia sendiri harus mempraktikkannya, mencontohkan nilai-nilai kebajikan ini di dalam kematangan sikapnya sendiri. 

  

Tetapi para ayah, janganlah mematahkan semangat anak-anakmu. Padukanlah kasih sayang dengan wewenang, kelemahlembutan dan rasa simpati dengan larangan yang tegas. Gunakanlah sebagian waktu senggangmu untuk anak-anakmu; kenalilah mereka; bergaullah dengan mereka dalarn pekerjaan dan olahraga, dan menangkanlah kepercayaan mereka. Jalinlah persahabatan dengan mereka, terutama dengan anak-anak lelakimu. Dengan cara ini kamu akan menjadi suatu pengaruh yang kuat bagi kebaikan. 

  

Dalam satu hal ayah itu adalah imam keluarga, yang meletakkan di atas mezbah keluarga korban pagi dan petang. Tetapi istri dan anak-anak harus bersatu dalam doa dan ikut menyanyikan lagu pujian.


Tuhan Yesus memberkati.



--Seri Membina Keluarga, jld. 4, hlm. 353-355. 

Selasa, 08 September 2020

Kabar Baik 13 Sep 20 : ORANG TUA, JADILAH TELADAN YANG BENAR

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.---Efesus 6: 1. 

  

Cara yang paling baik untuk mendidik anak-anak supaya menghormati ibu dan ayahnya ialah dengan memberikan kepada mereka kesempatan, untuk melihat ayah memberi perhatian yang manis kepada ibu dan ibu memberi penghargaan dan penghormatan kepada ayah. Oleh memandang kasih yang diamalkan ibu dan ayah maka anak-anak pun dituntun kepada penurutan hukum yang kelima dan mencamkan nasihat, "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu-ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi." 

  


Ketika anak-anak memiliki orang tua yang tidak percaya, dan perintah mereka bertentangan dengan tuntutan Kristus, maka, meskipun mungkin menyakitkan, mereka harus mematuhi Tuhan dan percaya pada konsekuensi bersama dengan Dia. Tuhan secara tegas telah memerintahkan kepada anak-anak untuk menghormati ayah dan ibu mereka. Karena mereka memiliki kesempatan dan kemampuan, mereka dengan baik hati memperhatikan orang tua mereka. Hukum ini untuk anak-anak berdiri di kepala dari enam aturan terakhir yang menunjukkan kewajiban kita kepada orang lain. Tetapi sementara anak-anak diperintahkan untuk mematuhi orang tua mereka, orang tua juga diinstruksikan untuk menggunakan otoritas mereka dengan kebijaksanaan. Paulus menulis, "Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." Perhatian yang luar biasa harus dilakukan oleh orang tua jangan sampai mereka memperlakukan anak-anak mereka sedemikian rupa untuk memprovokasi kegigihan, ketidaktaatan, dan pemberontakan. Orang tua sering membangkitkan nafsu terburuk hati manusia, karena kurangnya kendali diri. Mereka mengoreksi anak-anak mereka dengan semangat marah, dan lebih tepatnya menegaskan anakanak mereka dengan cara jahat dan roh menantang, daripada memengaruhi anak-anak mereka di jalan yang benar. Dengan roh sewenang-wenang mereka sendiri, mendorong anak-anak mereka di bawah pengaruh Iblis, bukannya menyelamatkan mereka dari jerat Iblis dengan kelembutan dan cinta. Betapa menyedihkannya bahwa banyak orang tua yang mengaku sebagai orang Kristen, tetapi tidak bertobat! 

  

Kristus tidak tinggal di dalam hati mereka oleh iman. Meskipun mengaku sebagai pengikut Yesus, mereka membuat anak-anak mereka jijik, dan, dengan kekerasan mereka, amarah yang tak kenal ampun, membuat mereka membenci semua agama. Tidak heran bahwa anak-anak menjadi dingin dan memberontak terhadap orang tua mereka. Namun anak-anak tidak menjadi alasan akan ketidaktaatan karena cara orang tua mereka yang tidak tahu-menahu. 

  

Oh alangkah baiknya setiap keluarga yang mengaku mengabdikan diri kepada Tuhan, begitu dalam perbuatan dan dalam kebenaran! Maka Kristus akan diwakili dalam kehidupan rumah tangga, dan orang tua serta anak-anak akan mewakili Dia di gereja, dan kebahagiaan akan terwujud!

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 12 Sep 2020 : ANGGOTA-ANGGOTA KELUARGA KERAJAAN

Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa, yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya.---Efesus 3: 14, 15. 

  


Kita adalah anak-anak dari Raja Surgawi, anggota keluarga kerajaan, para waris Allah, dan ahli waris bersama dengan Kristus. Istana-istana mewah yang Yesus telah siapkan untuk diterima hanya oleh mereka yang benar, yang mumi, yang mengasihi dan mematuhi Firman-Nya. Di istana-istana mewah di atas kita akan bertemu untuk tidak berpisah lagi. Kita akan saling mengenal di rumah surgawi kita. Tetapi jika kita akan menikmati kebahagiaan abadi, kita harus memupuk agama di rumah; sebab rumah adalah pusat kasih sayang yang paling mumi dan paling tinggi. Perdamaian, keserasian, kasih sayang, dan kebahagiaan harus dengan tekun dihayati setiap hari, sampai hal-hal yang berharga ini tinggal di dalam hati mereka yang membentuk keluarga. Tanaman cinta harus dipelihara dengan hati-hati, kalau tidak itu akan mati. Setiap prinsip yang baik harus dihargai jika kita ingin berkembang dalam jiwa. Apa yang ditanamkan Iblis di dalam hati-iri hati, kecemburuan, kekejian jahat, bicara jahat, ketidaksabaran, prasangka, keegoisan, ketamakan, dan kesombongan-harus dicabut. Jika hal-hal jahat ini dibiarkan tetap berada di dalam jiwa, akan menghasilkan buah yang olehnya banyak orang akan menjadi najis. Oh, berapa banyak yang menanam tanaman beracun, yang membunuh buah berharga dari cinta dan menajiskan jiwa! Beberapa dari mereka yang menghargai kejahatan, berpikir bahwa mereka memiliki beban bagi jiwa. Mereka menjadikan profesi publik sebagai cintanya kepada Tuhan, namun tidak melihat keharusan untuk menyiangi taman hati, untuk mencabut setiap rumput yang tidak enak dipandang, untuk membiarkan sinar Matahari Kebenaran memancar ke dalam bait suci jiwa. Mereka tidak mengenal Yesus. Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang apa itu menjadi orang Kristen yang praktis, yaitu menjadi seperti Kristus. 

  

Ada kebutuhan akan doa, iman yang tulus, upaya sabar, tak kenal lelah untuk berperang melawan setiap disposisi jahat, sehingga bahkan pikiran kita pun dapat dibawa ke dalam ketaatan kepada Kristus. Itu yang akan membuat karakter indah di rumah dan akan membuatnya indah di rumah-rumah surgawi. Ukuran Kekristenan Anda diukur oleh karakter kehidupan rumah Anda. Kasih karunia Kristus memungkinkan para pemiliknya untuk menjadikan rumah itu tempat yang bahagia penuh kedamaian dan ketenteraman. Kecuali Anda memiliki Roh Kristus, Anda bukan milik-Nya, dan tidak akan pemah melihat orang-orang kudus yang ditebus di dalam kerajaan-Nya, yang akan menjadi satu dengan Dia di surga kebahagiaan. Allah menginginkan Anda untuk menguduskan diri sepenuhnya kepada-Nya, dan mewakili karakter-Nya di Iingkaran rumah tangga.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 11 Sep 2020 : TERANG DI SEKITAR

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.---Matius 5: 16. 

  


Kita lebih banyak membutuhkan orang tua yang gembira dan orang-orang Nasrani yang bersukaria. Kita terlalu banyak terkurung dalam diri kita sendiri. Sering kali kata yang mendorong dan lemah lembut, senyum yang gembira ditahan dari anak-anak kita dan dari orang-orang tertindas dan tawar hati. 

  

Hai para orang tua, di atas pundakmulah dipercayakan kewajiban untuk menjadi pembawa terang. Bersinarlah seperti terang di dalam rumah tangga, terangilah jalan yang harus dilalui anak-anakmu. Kalau kamu berbuat yang demikian, maka terangmu akan bercahaya kepada orang di sekelilingmu. 

  

Dari tiap-tiap rumah tangga Nasrani harus bersinar satu cahaya yang suci. Kasih harus dinyatakan dalam perbuatan. Kasih itu harus mengalir di dalam semua hubungan rumah tangga, menyatakan dirinya dalam kemurahan hati, dalam kelemahlembutan dan kedermawanan. Ada beberapa rumah tangga di mana prinsip-prinsip ini diterapkah-rumah-rumah tangga di mana Allah disembah dan cinta kasih yang sejati berkerajaan. Doa pada pagi dan petang dipersembahkan dari rumah tangga yang demikian kepada Allah sebagai bau-bauan yang harum, maka kemurahan-Nya dan berkat-Nya turun atas orang-orang yang memohon seperti embun di pagi hari. 

  

Tugas pertama dari orang-orang Nasrani ialah untuk bersatu dalam keluarga. Kemudian pekerjaan itu harus meluas sampai kepada tetangga-tetangga yang dekat maupun yang jauh. Mereka yang sudah menerima terang haruslah menyinarkan terang itu lebih bersinar lagi. Perkataan mereka, yang harum semerbak bersama dengan kasih Kristus, haruslah menjadi kelezatan kepada kehidupan. 

  

Makin erat persatuan para anggota keluarga di dalam rumah tangga mereka, maka pengaruh para bapa dan ibu serta anak-anak pria dan wanita ditinggikan dan kegunaan pengaruh itu semakin meluas ke luar rumah tangga. 

  

Kebahagiaan keluarga dan jemaat bergantung atas pengaruh rumah tangga itu. Kepentingan yang menarik tentang kekekalan tergantung atas pelaksanaan yang benar dari segala kewajiban di dunia ini. Dunia tidak memerlukan orang pintar sebagaimana pentingnya orang-orang baik yang menjadi berkat di dalam rumah tangga mereka. 

  

Kalau agama dinyatakan dalam rumah tangga, pengaruhnya akan dirasakan di dalam jemaat dan di antara tetangga.... 

  

Kebenaran yang dihidupkan dalam rumah tangga membuat dirinya sendiri jadi nyata dalam usaha yang tidak mementingkan diri di mana-mana pun. Orang yang menghidupkan agama Nasrani dalam rumah tangga akan menjadi satu terang yang bercahaya dan nyata di mana-mana.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 10 Sep 2020 : PERAN RUMAH TANGGA KRISTEN

Hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya.---1 Tesalonika 2: 12. 

  


Pemulihan dan peningkatan umat manusia dimulai di rumah tangga. Pekerjaan orang tua mendasari tugas-tugas lainnya. Masyarakat terdiri dari keluarga-keluarga, dan para kepala keluarga yang melaksanakannya. Dari hati "terpancar kehidupan" (Ams. 4: 23); dan jantung masyarakat, agama dan bangsa adalah rumah tangga. Kesejahteraan masyarakat, keberhasilan agama, dan kemakmuran bangsa tergantung pada pengaruh-pengaruh rumah tangga. 

  

Kepentingan dan kesempatan dalam hidup kekeluargaan digambarkan dalam kehidupan Yesus. Ia yang turun dari surga untuk menjadi teladan dan guru bagi kita, menghabiskan waktu selama tiga puluh tahun sebagai anggota keluarga di Nazaret. Mengenai tahun-tahun tersebut catatan Kitab Suci sangat singkat. Tidak ada mukjizat besar yang menarik perhatian orang banyak. Tidak ada rombongan orang yang dengan bersemangat mengikut langkah-Nya atau mendengar kata-kata-Nya. Namun dalam tahun-tahun tersebut Ia sudah menggenapi misi Keilahian-Nya. Ia hidup seperti kita semua, turut dalam kehidupan keluarga, tunduk pada semua prinsipnya, melaksanakan semua tugas dan memikul beban-beban rumah tangga itu. Di bawah naungan rumah tangga yang sederhana, sambil mengambil bagian pengalaman manusia yang lazim, "Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat- Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia'' (Luk.. 2: 52). 

  

Selama tahun-tahun yang terpencil ini, dari kehidupan-Nya mengalir arus-arus simpati dan pertolongan. Sifat tidak mementingkan diri dan ketabahan-Nya, keberanian dan kesetiaan- Nya, penolakan-Nya terhadap godaan, kedamaian dan kegembiraan-Nya yang tenang, semuanya adalah sumber ilham yang tetap. Ia membawa suasana manis dan murni ke dalam rumah tangga, dan hidup-Nya bagaikan ragi yang bekerja di tengah unsur-unsur masyarakat. Tak ada catatan bahwa Ia mengadakan suatu mukjizat; namun kebajikan-kuasa kasih yang menyembuhkan dan memberi kehidupan-mengalir dari diri-Nya kepada orang yang tergoda, yang sakit dan yang patah semangat. Dengan cara yang menonjol, sejak masa kecil- Nya, Ia melayani orang lain, karena itu banyak orang yang senang mendengar-Nya ketika Ia memulai pelayanan-Nya kepada umum. 

  

Tahun-tahun permulaan hidup Juruselamat lebih dari sekadar sebuah teladan bagi orang muda saja. Tahun-tahun itu mengandung pelajaran, dan seharusnya menjadi dorongan, bagi orang tua .... Tidak ada ladang usaha yang lebih penting daripada yang dipercayakan kepada para pendiri dan pelindung keluarga. Tidak ada pekerjaan yang dipercayakan kepada umat manusia yang mencakup hasil-hasil yang lebih besar dan lebih luas daripada tugas para ayah dan para ibu. 

  

Masa depan masyarakat ditentukan oleh orang muda dan anak-anak sekarang ini, dan bagaimana keadaan orang muda dan anak-anak ini kelak tergantung pada rumah tangga.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 12 Sep 2020 : DIDIRIKAN DI ATAS BUKIT

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.---Matius 5: 14. 

  


Selama zaman kegelapan kerohanian jemaat Allah telah menjadi sebuah kota yang didirikan di atas bukit. Dari zaman ke zaman, dari generasi ke generasi ajaran surga yang asli telah disingkapkan di dalamnya. Walaupun ia tampak lemah dan berkekurangan, namun jemaat adalah tumpuan tujuan di mana Allah memberikan perhatian-Nya yang sungguh-sungguh. Itulah pertunjukan rahmat-Nya, dalamnya Ia bersuka untuk menyatakan kuasa-Nya untuk mengubahkan hati. 

  

"Dengan apa," tanya Kristus "hendaknya kita membandingkan kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?" (Mrk. 4: 30). Ia tidak dapat menggunakan kerajaan-kerajaan dunia sebagai suatu persamaan. Dalam masyarakat Ia tidak mendapat apa-apa untuk membandingkannya. Kerajaan-kerajaan dunia memerintah oleh pengaruh kuasa jasmani; tetapi dari kerajaan Kristus tiap-tiap senjata jasmaniah, setiap alat paksaan, akan ditiadakan. Kerajaan ini akan mengangkat dan memuliakan kemanusiaan, Jemaat Allah adalah istana hldup suci, diisi dengan berbagai-bagai pemberian dan diberkati dengan Roh Suci. Anggota-anggota akan mendapat kebahagiaan mereka dalam kebahagiaan orang-orang yang mereka tolong dan berkati. 

  

Ajaiblah pekerjaan yang Allah maksudkan untuk dilaksanakan melalui jemaat-Nya, supaya nama-Nya boleh dimuliakan. Suatu lukisan tentang pekerjaan ini diberikan dalam khayal Yehezkiel mengenai sungai penyembuhan: "Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar, sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup. Pada kedua tepi sungai itu tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan yang daunnya tidak layu dan buahnya tidak habis-habis; tiap bulan ada lagi buahnya yang baru, sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus itu. Buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat" (Yeh. 47: 8-12). 

  

Kepada bangsa Mesir kuno Allah menjadikan Yusuf mata air kehidupan. Melalui ketulusan Yusuf kehidupan segenap bangsa dilindungi. Melalui Daniel Allah menyelamatkan kehidupan semua orang yang arif di Babel. Dan kelepasan ini adalah sebagai sasaran pelajaran-pelajaran; mereka melukiskan berkat rohani yang dipersembahkan kepada clunia oleh hubungan dengan Allah yang disembah oleh Yusuf dan Daniel. Masing"masing orang yang dalam hatinya Kristus tinggal, akan menunjukkan kasih-Nya kepada dunia, adalah pekerja bersama-sama dengan Allah membawa berkat bagi manusia. Sementara ia menerima dari Juruselamat rahmat untuk dibagikan kepada orang lain, dari dirinya sendiri akan mengalir pasang dari kehidupan rohani.

Tuhan Yesus memberkati.

8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI

 8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya...