Rabu, 05 Februari 2020

Kabar Baik 11 Feb 2020 : TUGAS UTAMA KITA

TUGAS UTAMA KITA

Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.---Yohanes 7:17.

Adalah tugas utama dan tertinggi setiap mahluk yang rasional yang mempelajari dari Alkitab apa itu kebenaran, lalu berjalan di dalam terangnya, dan mendorong orang-orang lain untuk mengikuti teladannya. Kita harus mempelajari Alkitab itu dengan tekun setiap hari, menimbang setiap pemikiran, dan membandingkan ayat dengan ayat lain. Dengan perolongan Ilahi, kita membentuk sendiri pendapat kita untuk kita sendiri, sebagaimana kita harus menjawab untuk kita sendiri di hadirat Allah.

Kebenaran yang jelas sekali dinyatakan di dalam Alkitab, telah ditanggapi dengan keragu-raguan dan ketidakjelasan oleh kaum terpelajar, yang dengan berpura-pura memiliki hikmat yang besar, mengajarkan bahwa Alkitab1tu mempunyai arti rohani yang penuh mistik dan rahasia yang tidak kelihatan dalam bahasa yang digunakan. Orang-orang ini adalah guru-guru palsu. Kepada golongan seperti inilah Yesus menyatakan "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah." (Markus 12: 24). Bahasa Alkitab harus dijelaskan sesuai dengan artinya yang sebenarnya, kecuali menggunakan lambang atau gambar. Kristus telah berjanji, "Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri"(Yohanes 7:17). Jikalau manusia menerima Alkitab sebagaimana ia dibaca, jikalau tidak ada guru-guru palsu yang menyesatkan dan membingungkan pikiran mereka, pekerjaan akan tercapai yang membuat malaikat-malaikat senang, dan yang akan membawa ke pihak Kristus ribuan orang yang sekarang sedang mengembara dalam kesalahan.

Kita harus menggunakan seluruh kuasa pikiran untuk mempelajari Alkitab, dan mengerahkan pengertian kita untuk mengerti, sejauh yang dapat dipahami manusia fana, perkara-perkara yang dalam mengenai Allah. Namun kita tidak boleh lupa bahwa penurutan dan kepatuhan seorang anak adalah roh yang benar seorang pelajar. Hal-hal sulit di dalam Alkitab tidak pernah dapat diatasi dengan metode yang sama yang digunakan menangani masalah-masalah falsafah. Kita tidak boleh mempelajari Alkitab dengan bergantung kepada diri sendiri sebagaimana yang dilakukan banyak orang dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan. Tetapi dengan bergantung kepada Allah di dalam doa, dan dengan kerinduan yang sungguh-sungguh untuk mengetahui kehendak-Nya. Kita harus datang dengan roh kerendahan hati dan dapat diajar untuk memperoleh pengetahuan dari YANG AKU ADA yang agung itu. Jika tidak, malaikat-malaikat jahat akan membutakan pikiran kita sedemikian dan mengeraskan hati kita sehingga kita tidak akan dipengaruhi oleh kebenaran itu.

Banyak bagian dari Alkitab yang dikatakan kaum terpelajar sebagai misteri, atau dilewatkan sebagai yang tidak penting, adalah bagian-bagian yang penuh dengan penghiburan dan petunjuk kepada dia yang telah diajar di sekolah Kristus.---

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 10 Feb 2020 : PENGORBANAN SUKARELA

PENGORBANAN SUKARELA

Pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya.---Roma 16: 25.

Rencana penebusan kita bukanlah suatu pikiran yang lahir belakangan, suatu rencana yang dirumuskan sesudah Adam berdosa. Rencana tersebut adalah wahyu yang "sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya" (Rm. 16: 25). Itu uraian azas-azas yang telah menjadi dasar singgasana Allah sejak zaman abadi. Sejak mula pertama, Allah dan Kristus sudah mengetahui kemurtadan setan, dan kejatuhan manusia oleh kuasa tipu daya pendurhaka itu. Allah tidak merencanakan supaya dosa ada, akan tetapi melihatnya lebih dahulu jauh sebelum dosa itu lahir, lalu mengadakan persiapan guna menghadapi peristiwa yang mengerikan itu. Sungguh besar kasih-Nya bagi dunia ini sehingga dijanjikan-Nya memberikan Anak-Nya yang tunggal, "supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh. 3: 16)..

Inilah suatu pengorbanan sukarela. Yesus sebenarnya boleh tetap tinggal di sisi Bapa. Ia sebenarnya boleh tetap memiliki kemuliaan surga, dan mendapat penghormatan segala malaikat. Tetapi la memilih menyerahkan kembali tongkat kerajaan itu ke tangan Bapa, dan turun dari takhta kerajaan alam semesta supaya la dapat membawa terang kepada mereka yang di dalam kegelapan, serta hidup kepada mereka yang sedang binasa.

Dua ribu tahun yang lampau, terdengarlah suatu suara mengandung arti rahasia di surga dari takhta Allah, "Sungguh, Aku datang" "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki, tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagi-Ku...Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku" (Ibr. 10: 5-7). Dalam kata-kata ini diumumkan pelaksanaan maksud yang telah dirahasiakan sejak zaman yang kekal. Kristus sudah hampir akan mengunjungi dunia kita ini, dan menjelma menjadi manusia.. Firman-Nya, "Engkau telah menyediakan tubuh bagiku." Sekiranya Ia datang dengan kemuliaan yang ada pada-Nya bersama dengan Bapa sebelum dunia ada, maka kita tidak akan tahan melihat cahaya hadirat-Nya. Supaya kita dapat melihat-Nya dan tidak menjadi binasa, kehebatan kemuliaan-Nya diselubungi oleh kemanusiaan,--kemuliaan yang tidak kelihatan dalam tubuh manusia yang kelihatan.

Demikianlah Kristus mendirikan Bait Suci-Nya di antara tempat kediaman manusia. Didirikan-Nya kemah-Nya di samping kemah-kemah manusia supaya la dapat diam di antara kita, dan membuat kita tahu benar tabiat serta hidup-Nya yang Ilahi.---

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 9 Feb 2020 : IKATAN YANG TIDAK DAPAT DIPISAHKAN

IKATAN YANG TIDAK DAPAT DIPISAHKAN

Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia.---1 Timotius 3: 16.

Oleh kehidupan dan kematian-Nya, Kristus telah memperoleh jauh melebihi pemulihan dari kebinasaan yang terjadi oleh dosa. Adalah maksud setan untuk mengadakan perpisahan yang kekal antara Allah dan umat manusia; akan tetapi dalam Kristus, kita dihubungkan lebih rapat lagi dengan Allah daripada sekiranya kita tidak pernah berdosa. Dalam mengambil sifat-sifat kita, Juruselamat telah mengikatkan diri-Nya kepada manusia dengan ikatan kasih yang tidak akan pernah putus. Sepanjang zaman yang kekal la dihubungkan dengan kita. "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga la telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal" (Yoh. 3: 16). la mengaruniakan putra-Nya bukan saja untuk memikul dosa-dosa kita belaka, dan mati sebagai korban kita; la menyerahkan-Nya kepada umat yang telah berdosa. Untuk memberi kita kepastian tentang janji perdamaian-Nya yang tidak berubah itu, Allah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal itu untuk menjadi anggota keluarga umat manusia, untuk selama-lamanya memiliki sifat kemanusiaan-Nya. Inilah ikrar yang menunjukkan bahwa Allah pasti akan menepati janji-Nya...Allah telah memakai sifat kemanusiaan dalam diri Anak-Nya, dan telah membawa sifat itu ke langit yang tertinggi. "Anak manusia" itulah yang juga turut bersemayam di takhta alam semesta... AKU ADA itulah Pengantara antara Allah dan manusia, yang meletakkan tangan-Nya atas keduanya. Ia yang "saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa" itu, tidak merasa malu untuk menyebut kita saudara (Ibr. 7: 26; 2: 11). Dalam Kristus yang dipermuliakan itu adalah saudara kita. Surga diabadikan dalam manusia, dan manusia dirangkul mesra dalam dada Kasih Yang Tidak Terduga....

Oleh pengorbanan diri sendiri yang lahir dari kasih, penduduk bumi dan surga terikat kepada Khaliknya dalam ikatan-ikatan persekutuan yang tidak dapat terurai lagi.

Pekerjaan penebusan akan sempurna. Di tempat dosa merajalela dahulu rahmat Allah akan lebih berkelimpahan lagi. Bumi sendiri, justru ladang yang dikatakan setan sebagai hak miliknya itu, bukan hanya akan ditebus tetapi juga dimuliakan. Dunia kita yang kecil ini, yang akibat laknat dosa merupakan satu-satunya noda hitam dalam semesta alam ciptaan-Nya yang mulia itu, akan dihormati melebihi segala dunia lain yang ada di semesta alam Allah. Di sinilah tempat Anak Allah telah tinggal di antara manusia; tempat Raja Kemuliaan hidup, menderita dan mati,--di sinilah apabila kelak la membarui segala sesuatu, bait Allah akan ada diantara manusia "la akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan la akan menjadi Allah mereka." Maka sepanjang zaman yang kekal sementara orang-orang tebusan berjalan dalam cahaya Tuhan kelak, mereka akan memuji-muji Dia karena karunia-Nya yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, Imanuel, "Allah menyertai kita."---

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 8 Feb 2020 : KASIH YANG LAHIR DARI PENYANGKALAN DIRI

KASIH YANG LAHIR DARI PENYANGKALAN DIRI

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.---Yohanes 3: 17.

"Terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah" nampak "pada wajahI Kristus" (2 Kor. 4: 6). Sejak masa kekekalan Tuhan Yesus Kristus satu dengan Bapa; lalah "gambar Allah," peta kebesaran dan keagungan-Nya, "cahaya kemuliaan-Nya". Untuk menyatakan kemuliaan inilah Ia datang ke dunia ini. Ke bumi yang sudah digelapkan oleh dosa ini la datang untuk menyatakan terang kasih Allah,---menjadi "Allah menyertai kita." Karena itulah maka telah dinubuatkan tentang Dia, "Mereka akan menamakan Dia Imanuel".

Oleh datang tinggal bersama kita, Yesus harus menyatakan Allah baik kepada umat manusia maupun kepada segala malaikat. Ialah Firman Allah, buah pikiran Allah yang diperdengarkan. Dalam doa-Nya untuk murid-murid-Nya la berkata, "Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka",---"penyayang" dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,"--"Supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka" (Yoh. 17: 26; Kel. 34: 6). Akan tetapi bukan untuk anak-anak-Nya di dunia ini saja pernyataan ini dikeluarkan. Dunia kita yang kecil ini adalah buku pelajaran semesta alam. Maksud anugerah Allah yang ajaib, rahasia kasih penebusan, ialah pokok pikiran yang "ingin diketahui oleh malaikat-malaikat," dan yang akan menjadi mata pelajaran mereka sepanjang masa kekekalan. Baik umat tebusan maupun makhluk-makhluk yang tidak jatuh ke dalam dosa akan mendapat ilmu pengetahuan serta nyanyian mereka itu di salib Kristus. Akan tampaklah kelak bahwa kemuliaan yang bersinar pada wajah Yesus itu ialah kemuliaan kasih yang lahir dari pengorbanan diri. Dalam terang yang dari Golgota akan tampak kelak, bahwa hukum kasih yang lahir dari penyangkalan diri ialah hukum hidup untuk bumi dan surga; bahwa kasih yang "tidak mencari keuntungan diri" bersumber dalam hati Allah; dan bahwa dalam diri Pribadi yang lemah lembut dan rendah hati itu ternyata tabiat Dia yang bersemayam dalam terang, yang tidak dapat dihampiri oleh seorang pun juga.

Pada mula pertama, Allah dinyatakan dalam segala ciptaan-Nya. Kristus lah yang membentangkan langit, dan yang meletakkan dasar bumi ini. Tangan- Nyalah yang menggantungkan segala dunia di angkasa, dan yang membentuk segala bunga di padang. "Engkau yang menegakkan gunung-gunung dengan kekuatan-Mu" "Kepunyaan-Mulah laut, Dialah yang menjadikannya" (Mzm. 65:7; 95: 5). lalah yang mengisi bumi ini dengan keindahan, dan udara dengan nyanyian. Dan pada segala benda yang ada di bumi, di udara, dan di langit, Ia menyuratkan kabar kasih Bapa.---

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 7 Feb 2020 : PEKERJAAN-PEKERJAAN YANG LEBIH BESAR

PEKERJAAN-PEKERJAAN YANG LEBIH BESAR

Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.---Yohanes 14:11.

Sementara Kristus mengucapkan perkataan ini, kemuliaan Allah memancar dari wajah-Nya, dan semua orang yang hadir merasakan suatu kekaguman yang suci ketika mereka mendengarkan perkataan-Nya dengan penuh perhatian. Hari mereka ditarik kepada-Nya dengan lebih pasti, dan bila mereka ditarik kepada Kristus dalam kasih yang lebih besar, mereka ditarik satu kepada yang lain. Mereka merasa bahwa surga sangat dekat, dan bahwa perkataan yang sedang mereka dengarkan adalah suatu pekabaran kepada mereka, dari Bapa yang di surga.

"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Kristus melanjutkan, "siapa yang percaya kepada-Ku, maka ia akan melakukan segala perbuatan yang Aku perbuat" (Yoh. 14:12). Juruselamat sangat menginginkan agar murid-murid-Nya mengerti untuk maksud apa Keilahian-Nya disatukan dengan kemanusiaan. la datang ke dunia untuk menunjukkan kemuliaan Allah, agar manusia dapat diangkat derajatnya oleh kuasa-Nya yang memulihkan. Allah dinyatakan dalam Dia agar la dapat dinyatakan dalam mereka. Yesus tidak menunjukkan dan tidak menggunakan kuasa, yang tidak dapat diperoleh manusia oleh iman kepada-Nya. Kemanusiaan-Nya yang sempurna ialah sesuatu yang dapat dimiliki oleh semua pengikut-Nya, jika mereka mau tunduk kepada Allah sama seperti Dia.

"Dan ia melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu, karena Aku pergi kepada Bapa-Ku" (ayat 12). Dengan ucapan ini Kristus tidak maksudkan bahwa perbuatan murid-murid akan bersifat lebih mulia daripada perbuatan-Nya, melainkan bahwa perbuatan itu akan lebih luas. la tidak saja menyinggung mengenai pekerjaan mukjizat, melainkan mengenai segala perkara yang akan terjadi melalui pekerjaan Roh Kudus.

Sesudah kenaikan Tuhan, murid-murid menyadari kegenapan janji- Nya. Peristiwa penyaliban, kebangkitan dan kenaikan Kristus merupakan suatu kenyataan yang hidup bagi mereka. Mereka melihat nubuatan-nubuatan digenapi secara harfiah. Mereka meyelidiki Alkitab, dan menerima ajarannya dengan iman dan jaminan yang belum diketahui sebelumnya. Mereka mengetahui bahwa Guru Ilahi adalah sebagai pengakuan-Nya. Ketika mereka menceritakan pengalaman mereka, dan meninggikan kasih Allah, hati manusia hancur dan ditaklukkan, dan orang banyak percaya akan Yesus.

Janji Juruselamat kepada murid-murid-Nya merupakan suatu janji kepada jemaat-Nya sampai akhir masa. Allah tidak menghendaki rencana-Nya yang ajaib untuk menebus manusia mencapai hanya hasil yang tidak berarti, Semua orang yang akan pergi bekerja, yang berharap bukannya dalam apa yang dapat mereka perbuat sendiri, melainkan dalam apa yang dapat diperbuat oleh Allah bagi dan dengan perantaraan mereka, sudah pasti akan menyadari kegenapan janji-Nya, "Ia melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu", kata-Nya, "karena Aku pergi kepada Bapa-Ku."---

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 6 Feb 2020 : KEILAHIAN MEMERLUKAN KEMANUSIAAN

KEILAHIAN MEMERLUKAN KEMANUSIAAN

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita .---Yohanes 1:14.

Sebagai wakil-wakil Kristus di antara manusia, la tidak memilih malaikat yang tidak pernah jatuh, tetapi manusia, manusia yang sama dengan mereka yang akan dicari untuk diselamatkan. Kristus mengambil kemanusiaan bagi-Nya,agar la dapat mencapai umat manusia.. Keilahian memerlukan kemanusiaan, karena keduanya dituntut yaitu Keilahian dan kemanusiaan, untuk membawa keselamatan kepada dunia. Keilahian memerlukan kemanusiaan; supaya kemanusiaan boleh menjadi saluran antara Allah dan manusia. Demikian juga dengan hamba-hamba dan utusan-utusan Kristus. Manusia perlu suatu kuasa dari luar dirinya sendiri, untuk mengembalikan dia kepada peta Allah, dan menyanggupkan dia untuk mengerjakan pekerjaan Tuhan; tetapi hal ini bukan membuat usaha manusia tidak penting. Kemanusiaan bergantung atas kuasa Ilahi, Kristus tinggal dalam hati oleh iman; dan melalui kerja sama dengan Ilahi, tenaga manusia akan berguna untuk kebaikan.

la yang memanggil penangkap ikan dari Galilea masih memanggil manusia untuk melayani pekerjaan-Nya. Dan la ingin menyatakan kuasa-Nya kepada kita sebagaimana kepada murid-murid-Nya yang pertama. Bagaimanapun besarnya dosa kita, Tuhan menawarkan kepada kita untuk bekerja sama dengan Dia, belajar dari Kristus. Ia mengundang kita datang di bawah petunjuk Ilahi, untuk dipersatukan dengan Kristus, supaya kita bisa bekerja untuk Tuhan.

"Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.2 Kor 4: 7. Itulah sebabnya mengapa pekabaran Injil ini diberikan kepada manusia yang berdosa dan bukan kepada malaikat-malaikat. Nyatalah bahwa kuasa yang bekerja melalui kelemahan kemanusiaan adalah kuasa Allah; jadi kita didorong untuk memercayai bahwa kuasa yang dapat menolong orang lain yang lemah sebagaimana kita lemah akan dapat menolong kita. Dan bagi mereka sendiri yang diliputi dengan kelemahan akan dapat "mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat." Ibrani 5: 2. Oleh sebab telah pernah berada dalam bahaya, bertemu dengan kesukaran dan kesusahan, maka mereka dipanggil untuk menolong orang lain yang juga di dalam bahaya yang serupa. Banyak jiwa yang dikacaukan dengan keragu-raguan, penuh dengan kelemahan, lemah di dalam iman, tidak dapat mengerti akan yang Tiada Kelihatan; tetapi sahabat yang dapat mereka lihat, datang kepada mereka sebagai ganti Kristus, akan dapat menjadi tali penghubung yang mengencangkan iman mereka yang goyah kepada Kristus di dalam iman.

Kita bekejasama dengan malaikat-malaikat surga untuk menyaksikan Yesus kepada dunia.---

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 5 Feb 2020 : GURU ILAHI

GURU ILAHI

Namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.---Yesaya 9: 5.

Pada Guru yang dikirim Allah, surga memberikan kepada manusia yang terbaik dan yang terbesar. la yang berdiri dalam majelis Yang Manatingg, yang mendiami bilik bait suci Yang Kekal, adalah Oknum yang dipilih untuk menyatakan secara pribadi kepada manusia pengetahuan tentang Allah.

Melalui Kristus telah disampaikan setiap sinar terang llahi yang pernah mencapai dunia kita yang jatuh. Ialah yang berbicara melalui setiap orang, yang sepanjang zaman memberitakan Firman Allah kepada manusia. Dari Dia semua kenyataan paling baik pada orang-orang terbesar dan termulia di bumi dipantulkan. Kesucian dan kemurahan hati Yusuf, iman dan kelemahlembutan serta panjang sabar Musa, ketabahan Elisa, kejujuran mulia dan keteguhan Daniel, semangat dan pengorbanan diri Paulus, kekuatan mental dan rohani yang nyata pada semua orang ini, dan pada semua orang lain yang pernah tinggal di atas bumi, hanyalah kilasan dari sinar kemuliaan-Nya. Di dalam Dia terdapat cita-cita yang sempurna.

Untuk menyatakan cita-cita ini sebagai satu-satunya standar yang benar guna hasil yang dicapai; untuk menunjukkan akan menjadi apa setiap manusia itu melalui berdiamnya Ilahi pada manusia, akan menjadi apa semua orang yang menerima Dia-untuk inilah---untuk inilah Kristus datang ke dunia. la datang untuk menunjukkan bagaimana manusia harus dididik supaya layak menjadi anak-anak Allah; bagaimana mereka harus mempraktikkan prinsip-prinsip itu di bumi dan menghidupkan kehidupan surga.

Pemberian Allah yang terbesar dicurahkan untuk memenuhi keperluan terbesar manusia. Terang itu muncul tatkala kegelapan dunia adalah yang paling kelam. Melalui pengajaran palsu, pikiran manusia telah lama menjauh dari Allah. Dalam sistem pendidikan yang berlaku, filsafat manusia telah mengganti penyataan llahi. Gantinya standar kebenaran yang diberikan surga, manusia telah menerima standar ciptaan mereka sendiri. Dari Terang kehidupan mereka berbelok untuk berjalan dalam percikan-percikan api yang mereka nyalakan.

Ia yang berusaha untuk mengubah manusia harus dengan sendirinya memahami manusia. Hanya melalui simpati, iman dan kasih, manusia dapat dijangkau dan diangkat. Di sini Kristus berdiri sebagai guru besar; dari semua yang pernah tinggal di atas bumi, la sendiri saja yang memiliki pengertian sempurna terhadap jiwa manusia.---

Tuhan Yesus memberkati.

8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI

 8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya...