Kamis, 14 November 2019

Kabar Baik 16 Nop 2019 : KELUARGA HARUS MENCERMINKAN KEBAIKAN ALLAH


KELUARGA HARUS MENCERMINKAN KEBAIKAN ALLAH

"Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia" (Mazmur 103:13).

Bawalah kegembiraan surga ke dalam percakapanmu. Dengan mengucapkan perkataan menghibur dan menggembirakan, maka Anda akan menyatakan bahwa sinar matahari kebenaran Kristus tinggal di dalam jiwamu. Anak-anak memerlukan kata-kata yang menyenangkan. Itu penting bagi kebahagiaan mereka merasakan adanya restu bagi mereka. Berjuanglah mengalahkan ekspresi kasar, dan biasakan nada lembut. Ambil keindahan yang terkandung di dalam Firman Allah, dan peliharalah ini sebagai hal penting bagi kebahagiaan dan kesuksesan rumah tanggamu. Di dalam lingkungan berbahagia, anak-anak akan mengembangkan sifat-sifat yang manis dan ceria.

Keindahan karakter yang sejati bukanlah sesuatu yang terlihat hanya pada kesempatan -kesempatan tertentu; kasih karunia Kristus yang tinggal di dalam jiwa dinyatakan di bawah semua keadaan. Dia yang memelihara kasih karunia ini sebagai hal yang selalu ada dalam kehidupan akan menampakkan keindahan karakter di bawah keadaan sulit juga dalam keadaan yang mudah. Di rumah, di dunia, di gereja kita harus menjalani kehidupan Kristus. Ada jiwa-jiwa di sekitar yang memerlukan pertobatan. Ketika hukum Allah ditulis di dalam hati, dan disaksikan dalam bentuk karakter suci, mereka yang tidak mengetahui kekuatan kasih karunia Kristus, akan dituntun untuk mengingininya, dan akan bertobat.

Suatu pertimbangan khidmat kini tengah terjadi di istana di atas. Pemikiran tentang keputusan-keputusan yang sekarang tengah dibuat di surga harus mendesak para orang tua agar rajin melatih anak-anak mereka dalam takut dan kasih akan Allah. Bukan dengan kata-kata keras dan hukuman atas perbuatan salah, namun dengan penuh kewaspadaan dan doa hal tersebut paling baik dicapai, kalau tidak maka mereka akan terjebak dalam perangkap musuh....

Setiap keluarga yang memiliki pengetahuan tentang kebenaran masa kini, harus memberitahukannya kepada orang lain. Umat Tuhan harus siap melakukan pekerjaan khusus. Anak-anak juga anggota keluarga yang lebih tua harus melakukan bagiannya dalam menyelamatkan mereka yang akan binasa. Sejak masa mudanya, kepada semua yang berhubungan dengan Dia, Kristus, memberi pengaruh yang menarik mereka kepada hal-hal yang lebih tinggi. Jadi orang muda sekarang ini dapat melakukan kebaikan yang menarik jiwa-jiwa kepada Allah.

Orang tua perlu menghargai lebih baik tanggung jawab dan kehormatan yang Allah berikan kepada mereka, dalam menjadikan mereka perwakilan Diri-Nya Sendiri bagi anak-anaknya. Karakter yang dinyatakan dalam kontak kehidupan sehari-hari akan menafsirkan perkataan Allah bagi anak itu, untuk kebaikan atau untuk kejahatan.

"Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia." "Seperti dia yang dihiburkan oleh ibunya, begitu pula Aku menghibur kamu."

Tuhan Yesus memberkati.

Senin, 11 November 2019

Kabar Baik 15 Nop 2019 : BAIT ALLAH

BAIT ALLAH

"Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka" (2 Korintus 5:15).

Manusia adalah hasil karya Allah, karya agung-Nya, diciptakan untuk maksud mulia dan agung; dan pada setiap bagian bait manusia Allah ingin menuliskan hukum-Nya. Setiap saraf dan otot, setiap anugerah fisik dan mental, harus dijaga tetap murni.

Allah merancang agar tubuh menjadi bait Roh-Nya. Betapa kudus ternyata tanggung jawab yang dipikul setiap jiwa. Jika kita mencemari tubuh kita, maka kita tidak saja melakukan kesalahan terhadap diri kita sendiri, tetapi kepada banyak orang lain....

Kristus mati agar gambar moral Allah dapat dipulihkan dalam diri manusia, agar pria dan wanita mengambil bagian dalam sifat Ilahi, lepas dari kejahatan yang ada di dunia melalui hawa nafsu. Kita tidak boleh menggunakan kuasa tubuh untuk memuaskan diri sendiri; karena semua kekuatan kita milik Dia, dan digunakan untuk kemuliaan-Nya....

Tubuh manusia, bangunan Allah, memerlukan penjagaan yang saksama dan hati-hati. Bersama Daud kita bisa berkata: "Aku diciptakan dengan ajaib dan dahsyat." Hasil karya Allah harus dipelihara, agar semesta langit dan bangsa yang murtad bisa melihat bahwa pria dan wanita adalah bait Allah yang hidup.

Kesempurnaan karakter yg diminta Allah adalah melayakkan seluruh diri sebagai bait tempat tinggal Roh Kudus. Tuhan meminta pelayanan dari seluruh tubuh. Ia ingin pria dan wanita menjadi segala yang mungkin sesuai dengan kehendak-Nya. Tidak cukup bagi beberapa bagian mesin tubuh saja yang digunakan. Semua bagian harus dimanfaatkan, atau pelayanannya jadi kurang memadai....

Kehidupan fisik harus dengan saksama dididik, dikembangkan, dan diberdayakan, agar melalui pria dan wanita, sifat Ilahi dapat dinyatakan dalam kepenuhannya. Allah berharap manusia menggunakan kecerdasan yang Ia telah berikan kepada mereka. Ia berharap mereka menggunakan setiap kuasa pertimbangan bagi Dia. Mereka harus mengutamakan kata hati sesuai dengan yang dirancangkan baginya. Kuasa mental dan fisik, dengan perasaan, harus sedemikian dipupuk agar mencapai ketepatgunaan tertinggi. Dengan demikian Kristus dinyatakan kepada dunia....

Apakah Allah senang melihat salah satu organ atau kemampuan yang Ia telah berikan kepada manusia dilalaikan, disalahgunakan, atau berkurang kesehatan dan daya gunanya sebagaimana seharusnya? Kalau begitu pupuklah karunia iman. Beranilah, dan taklukkan setiap kebiasaan yang merusak bait suci jiwa. Kita sepenuhnya bergantung pada Allah, dan iman kita dikuatkan dengan percaya, meskipun kita tidak bisa melihat maksud Allah dalam kehidupan kita, atau akibat dari perlakuan ini. Iman menunjuk ke depan dan ke atas kepada hal-hal yang akan datang, berpegang teguh pada satu-satunya kuasa yang dapat membuat kita sempurna di dalam Dia.

Tuhan Yesus memberkati.


Kabar Baik 14 Nop 2019 : DICERAHKAN SAMPAI KEPADA SINAR TERANG PENUH


DICERAHKAN SAMPAI KEPADA SINAR TERANG PENUH

"Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar" (Hosea 6:3).

Kita hidup di tengah bahaya zaman akhir, dan kita harus membersihkan diri dari segala kecemaran, dan mengenakan jubah kebenaran Kristus. Pekerjaan Allah harus dengan setia dilanjutkan. Kita harus membawa tubuh, jiwa, dan roh kita sendiri tunduk kepada Kristus. Kecuali kita melakukan ini, maka kesehatan tubuh dan jiwa berada dalam bahaya.

Allah ingin para pekerja-Nya memperoleh suatu pemahaman setiap hari tentang bagaimana menimbang secara logika sebab akibat, dan tiba pada kesimpulan yang aman dan bijak. Ia ingin agar mereka menambah kekuatan ingatan. Kita tidak boleh melakukan kesalahan. Seperti anak kecil kita harus duduk di kaki Kristus, belajar dari Dia bagaimana bekerja dengan sukses. Kita harus meminta pertimbangan sehat kepada Allah, dan meminta terang untuk ditanamkan kepada orang lain. Diperlukan adanya pengetahuan sebagai buah dari pengalaman. Jangan kita biarkan satu hari berlalu tanpa memperoleh tambahan pengetahuan tentang perkara duniawi dan rohani. Jangan kita melakukan urusan yang tidak membuat kita menjadi lebih baik.

Pendidikan tertinggi ditemukan dalam melatih pikiran untuk maju hari demi hari. Di akhir setiap harinya kita harus dapat semakin dekat dengan pahala pemenang. Hari demi hari pemahaman kita semakin matang. Hari demi hari kita mengambil kesimpulan yang akan membawa pahala melimpah dalam hidup ini, dan dalam kehidupan yang akan datang. Memandang setiap hari kepada Yesus, gantinya kepada apa yang kita sendiri telah lakukan, maka kita akan membuat kemajuan pasti dalam pengetahuan duniawi juga pengetahuan rohani.

Akhir dari segala sesuatu sudah dekat. Apa yang telah kita lakukan jangan sampai menghentikan pekerjaan kita. Kapten keselamatan kita berkata: "Maju. Malam akan datang, di mana tidak seorang pun yang dapat bekerja." Secara terus-menerus kita harus bertambah dalam kegunaan. Hidup kita harus senantiasa di bawah kuasa Kristus. Pelita kita harus terus menyala terang.

Doa adalah cara sukses yang disahkan surga. Permohonan, permintaan, antara manusia dan manusia, menggerakkan manusia, dan berlaku sebagai bagian dalam mengendalikan urusan bangsa-bangsa. Namun doa menggerakkan surga. Kuasa yang menjawab doa itu saja yang akan menjadikan manusia bijaksana dalam hikmat surga, dan menyanggupkan mereka bekerja dalam persatuan dengan Roh, berpadu dalam ikatan kedamaian. Doa, iman, dan keyakinan pada Allah, membawa kuasa Ilahi yang menempatkan pertimbangan manusia pada nilai sesungguhnya—kenihilan....

Ia yang menempatkan diri di mana Allah dapat meneranginya akan maju, sebagaimana dahulu, mulai dari fajar menyingsing sampai kepada sinar terang penuh di siang hari.

Tuhan Yesus memberkati.
__._,_.___

Kabar Baik 13 Nop 2019 : AGAMA SEJATI MENINGKATKAN KESEHATAN

AGAMA SEJATI MENINGKATKAN KESEHATAN

"Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata" (Amsal 3:17).

Dunia ini tidak semuanya kesedihan dan kesengsaraan. "Allah itu kasih" ditulis di atas setiap kuncup bunga yang mekar, di atas setiap helai daun bunga, dan setiap helai rumput. Meskipun kutukan dosa telah mengakibatkan tanah mengeluarkan onak dan duri, tetapi ada bunga di atas duri itu dan duri itu tersembunyi oleh bunga mawar. Segala sesuatu di alam bersaksi atas pemeliharaan Allah yang lemah lembut dan kebapaan, dan pada keinginan-Nya tidak sekadar memperlihatkan wewenang-Nya, namun di dalam segala hal yang Ia lakukan, Ia memperhatikan kesejahteraan anak-anak-Nya. Ia tidak mewajibkan mereka untuk meninggalkan segala hal yang berlaku demi kebaikan mereka bila dipertahankan.

Pendapat-pendapat yang berlaku di beberapa golongan masyarakat, bahwa agama tidak mendukung kesehatan atau kebahagiaan dalam hidup ini, adalah salah satu kekeliruan paling berbahaya. Kitab Suci berkata: "Takut akan Allah mendatangkan hidup, maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa malapetaka" (Amsal 19:23). "Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik? Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu; jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya" (Mazmur 34:13-15). Perkataan hikmat, "Itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka" (Amsal 4:22).

Agama sejati membawa manusia selaras dengan hukum Allah secara fisik, mental dan moral. Mengajarkan pengendalian diri, ketulusan, pertarakan. Agama memuliakan pikiran, menghaluskan cita rasa, dan menguduskan pertimbangan. Agama ini membuat jiwa mengambil bagian dari kemurnian surga. Iman dalam kasih Allah dan pemeliharaan Allah yang berkuasa meringankan beban kecemasan dan kekhawatiran. Mengisi hati dengan sukacita dan kepuasan pada tingkat tertinggi dan terendah. Agama cenderung secara langsung meningkatkan kesehatan, memperpanjang hidup, dan mengangkat kesukaan kita terhadap segala berkat-Nya. Membuka bagi jiwa suatu mata air kebahagiaan yang tiada habisnya. Akankah semua yang belum memilih Kristus menyadari bahwa Ia memiliki sesuatu yang jauh lebih baik untuk ditawarkan kepada mereka daripada apa yang mereka cari sendiri....


Ada hubungan yang erat antara pikiran dan tubuh, dan untuk mencapai standar moral yang tinggi dan pencapaikan intelektual, maka hukum yang mengatur tubuh kita harus diindahkan. Untuk memperoleh karakter kuat dan seimbang, baik kekuatan fisik maupun mental harus dilatih dan dikembangkan. Pelajaran apakah yang bisa lebih penting lagi....daripada mempelajari organ-organ ajaib yang Allah percayakan kepada kita, dan tentang hukum yang memelihara kesehatan?

Tuhan Yesus memberkati.

Jumat, 08 November 2019

Kabar Baik 12 Nop 2019 : IMAN YANG BEKERJA

IMAN YANG BEKERJA

"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri" (Amsal 3:5).

Ketika kita berbicara tentang iman, ada suatu perbedaan yang harus dicamkan dalam pikiran. Ada semacam kepercayaan yang sepenuhnya berbeda dari iman. Keberadaan dan kuasa Allah, kebenaran Firman-Nya, adalah fakta-fakta yang tidak dapat disangkal sekalipun oleh Iblis dan para pengikutnya. Alkitab berkata bahwa "Setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar" (Yakobus 2:19); tetapi ini bukanlah iman. Di mana bukan hanya percaya kepada Firman Allah, tetapi penyerahan kemauan kepada Dia; di mana hati diserahkan kepada Dia, perasaan tertuju kepada Dia, maka ada iman—iman yang bekerja dengan kasih dan memurnikan jiwa.

Melalui iman ini hati diperbarui dalam gambar Allah. Dan hati yang tadinya dalam keadaan yang belum diperbarui tidak tunduk kepada hukum Allah, dan memang tidak bisa, sekarang bersukacita dalam ajaran-ajarannya yang suci, berujar bersama pemazmur, "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari" (Mazmur 119:97). Dan kebenaran hukum digenapi di dalam diri kita, "Yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh" (Roma 8:4).

Ada orang-orang yang telah mengenal kasih Kristus yang mengampuni dan yang benar-benar ingin menjadi anak-anak Allah, namun mereka menyadari bahwa karakter mereka cacat, hidup mereka penuh kesalahan, dan mereka ragu apakah hati mereka telah diperbarui oleh Roh Kudus. Kepada yang demikian aku berkata: "Jangan mundur dalam keputusasaan. Kita akan sering bertelut dan menangis di kaki Yesus karena kelemahan dan kesalahan kita, tetapi jangan putus harapan." Meskipun jika kita dikalahkan oleh musuh, kita tidak dibiarkan, tidak ditinggalkan dan ditolak oleh Allah. Tidak; Kristus ada di sebelah kanan Allah, yang juga melakukan pengantaraan bagi kita. Yohanes kekasih berkata: "Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil" (1 Yohanes 2:1).

Dan jangan lupakan perkataan Kristus: "Sebab Bapa sendiri mengasihi kamu" (Yohanes 16:27). Ia ingin memulihkanmu kepada-Nya, melihat kemurnian dan kesucian-Nya sendiri dipantulkan di dalam dirimu. Dan jika Anda mau menyerahkan diri kepada-Nya, Ia yang telah memulai perbuatan baik di dalam dirimu akan senantiasa menyertaimu sampai harinya Yesus Kristus. Berdoalah dengan lebih tekun; percaya dengan lebih penuh....

Semakin sedikit kita menghargai diri sendiri, maka makin kita menghargai kemurnian dan kebaikan tak terbatas dari Juruselamat kita. Pemandangan tentang keberdosaan kita menggerakkan kita kepada-Nya yang bisa mengampuni; dan ketika jiwa, yang menyadari ketidakberdayaan, menjangkau mencari Yesus, maka Ia akan menyatakan Diri-Nya Sendiri dalam kekuatan. Semakin besar rasa kebutuhan menggerakkan kita kepada Dia dan kepada Firman Allah, maka akan makin ditinggikan pandangan kita tentang karakter-Nya, dan makin penuh kita memantulkan gambar-Nya.

Tuhan Yesus memberkati.


Kabar Baik 11 Nop 2019 : DISUCIKAN OLEH IMAN DAN PENURUTAN


DISUCIKAN OLEH IMAN DAN PENURUTAN

"Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku" (Yohanes 15:8).

Banyak yang menghindar dari kehidupan seperti yang dijalani Juruselamat kita. Mereka mengira diperlukan pengorbanan yang amat besar untuk meniru pola-Nya, membuahkan hasil berupa perbuatan baik, dan kemudian dengan sabar menanggung pemangkasan Allah agar menghasilkan lebih banyak buah. Tetapi bilamana orang Kristen menganggap dirinya sendiri sebagai alat sederhana di tangan Kristus, dan berusaha melakukan kegiatan sehari-hari dengan setia, bersandar pada pertolongan yang dijanjikan Allah, maka ia akan mengenakan kuk Kristus dan mendapatinya mudah; kemudian ia akan memikul beban bagi Kristus, dan menyebutnya ringan. Ia bisa memandang ke atas dengan keberanian dan dan dengan keyakinan, berkata, "Aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memelihara apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan" (2 Timotius 1:12).

Jika kita menemui rintangan pada jalan kita, dan dengan setia menaklukkannya; jika kita menemui perlawanan dan celaan, dan di dalam nama Kristus memperoleh kemenangan; jika kita memikul tanggung jawab dan melakukan tugas kita di dalam semangat Tuhan kita—maka, sesungguhnya kita memperoleh pengetahuan berharga tentang kesetiaan dan kuasa-Nya. Kita tidak lagi bergantung pada pengalaman orang lain, karena kita sendiri telah memiliki kesaksiannya. Seperti orang Samaria zaman dahulu, kita bisa berkata: "Sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia" (Yohanes 4:42).

Semakin kita merenungkan karakter Kristus, dan semakin kita mengalami kuasa-Nya yang menyelamatkan, maka makin bersungguh-sungguh kita menyadari kelemahan dan ketidaksempurnaan kita sendiri, dan makin bersungguh-sungguh kita memandang kepada Dia sebagai kekuatan dan Penebus kita.... Dengan iman di dalam Kristus dan penurutan kepada hukum Allah kita bisa disucikan, dan dengan demikian kita memperoleh kelayakan bagi kumpulan malaikat suci dan orang-orang dengan jubah putih yang telah ditebus di dalam kerajaan kemuliaan.

Bukan hanya hak istimewa tetapi adalah kewajiban dari setiap orang Kristen untuk mempertahankan persekutuan erat dengan Kristus dan memiliki pengalaman yang banyak dalam perkara Allah. Kemudian kehidupannya akan berbuah dalam perbuatan baik....

Ketika kita membaca kehidupan orang-orang yang terkenal dengan kesalehannya kita seringkali menganggap pengalaman dan pencapaiannya jauh dari jangkauan kita. tetapi bukan ini masalahnya. Kristus mati bagi semua orang; dan kita diyakinkan dalam Firman-Nya bahwa Ia lebih bersedia memberikan Roh Kudus-Nya kepada mereka yang meminta daripada orang tua duniawi memberikan hadiah yang baik kepada anak-anaknya.

Para nabi dan rasul tidak menyempurnakan karakter Kristennya dengan mukjizat. Mereka menggunakan cara yang Allah tempatkan dalam jangkauan mereka; dan semua yang mau melakukan usaha yang sama akan mendapatkan hasil yang sama.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 10 Nop 2019 : JIWA YANG DIBENARKAN BERJALAN DI DALAM TERANG

JIWA YANG DIBENARKAN BERJALAN DI DALAM TERANG

"Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya.... Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadlian-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus" (Roma 3:25, 26).

"Dibenarkan dengan cuma-cuma oleh kasih karunia-Nya," rasul Paulus berkata, "melalui penebusan dalam Kristus Yesus; yang telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus."

Di sini kebenaran dipaparkan dengan sederhana. Kita tidak layak menerima kemurahan dan kebaikan ini sepenuhnya. Kasih karunia Kristus dengan cuma-cuma diberikan untuk membenarkan orang berdosa tanpa jasa atau hak di pihaknya. Pembenaran adalah pengampunan dosa yang penuh dan sempurna. Saat di mana pendosa menerima Kristus oleh iman, maka saat itulah ia diampuni. Kebenaran Kristus ditanamkan kepadanya, dan ia tidak lagi meragukan kasih karunia Allah yang mengampuni.

Iman tidak menyelamatkan. Iman tidak dapat menghilangkan kesalahan kita. Kristus adalah kuasa Allah untuk mendapatkan keselamatan, bagi mereka yang percaya. Pembenaran datang melalui jasa Yesus Kristus. Ia telah membayar harga bagi penebusan orang berdosa. Namun hanya melalui iman di dalam darah-Nya maka Yesus dapat membenarkan orang percaya.

Orang berdosa tidak dapat bergantung pada perbuatan baiknya saja sebagai langkah pembenaran. Ia harus datang ke titik di mana ia meninggalkan semua dosanya, dan menerima satu terang demi terang, yang sementara menerangi jalannya. Dengan iman ia benar-benar menerima ketentuan yang bebas dan luas di dalam darah Kristus. Ia percaya janji Allah yang melalui Kristus menjadikan baginya penyucian dan kebenaran dan penebusan.

Dan jika ia mengikuti Yesus, ia akan berjalan dengan rendah hati di dalam terang, bersukacita dalam terang, dan menyalurkan terang itu kepada orang lain. Setelah dibenarkan oleh iman, ia membawa serta keceriaan dalam penurutan di sepanjang hidupnya. Kedamaian dengan Allah adalah hasil dari apa artinya Kristus baginya. Jiwa yang tunduk kepada Allah, yang menghormati Dia, dan pelaku Firman-Nya, akan menerima penerangan Ilahi. Di dalam Firman Allah yang berharga, ada kemurnian dan keagungan juga keindahan yang tidak bisa dicapai oleh manusia dengan kekuatan tertinggi sekalipun jika tidak dibantu oleh Allah....


Tidak bisa dimaafkan, di bawah cobaan mana pun, karena membiarkan pegangan kita pada Allah menjadi longgar. Meskipun belas kasihan manusia bisa gagal, tetapi Allah tetap mencintai dan mengasihani, dan mengulurkan tangan-Nya untuk menolong. Tangan kekal Allah merangkul jiwa yang berpaling kepada-Nya meminta bantuan.... Allah ingin agar anak-anak-Nya meminta kepada-Nya, dan memercayakan kepada-Nya untuk melakukan bagi mereka hal-hal yang mereka tidak dapat lakukan bagi diri mereka sendiri.

Tuhan Yesus memberkati.

8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI

 8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya...