Minggu, 24 April 2016

Kesempatan Baru

Ulangan 10:1-11 | Kesempatan Baru

Tidak setiap kali setelah kegagalan yang fatal ada kesempatan yang baru. Tetapi bagi
Israel, Tuhan masih berikan kesempatan.

Setelah kedua loh batu dihancurkan dalam peristiwa lembu tuangan, Tuhan meminta Musa kembali memahat dua loh batu yang serupa dan sebuah tabut kayu untuk menyimpannya. Pada kedua loh batu yang baru, TUHAN kembali menuliskan firman-firman yang ada pada loh batu sebelumnya (1-4). Setelah Musa membawanya turun, maka Israel melanjutkan perjalanan ke Mosera. Harun pun mati dan dikuburkan di sana. Tetapi kematian Harun tidak menjadi akhir dari masa keimaman. Tuhan melanjutkan keimamannya melalui anaknya Eleazar dan melalui suku Lewi.

Pemilihan atas suku Lewi dapat dimengerti sebagai pengganti atas anak-anak sulung yang harus dipersembahkan menjadi milik Tuhan. (5-6; band. Kel. 32: 26-29; Bil. 3:6-14; Ul. 21:5). Mereka bertugas dalam segala penyelenggaraan ibadah, seperti juga mengangkut tabut dan memberkati umat (7-8). Pemilihan ini membuat suku Lewi tidak memperoleh hak milik pembagian tanah seperti saudara-saudaranya yang lain. Hal ini karena mereka harus fokus pada pelayanan TUHAN dan akan berada di antara saudara-saudaranya sehingga kehidupan mereka akan ditunjang oleh orang Israel lainnya (9; band. 12:12, 18, 14:27). Musa sangat mengenal hati Tuhan, bahkan murkaNya yang masih menyala atas bangsa Israel. Karena itu, Musa kembali datang mengajukan permohonan atas bangsa Israel selama 40 hari 40 malam. Tuhan pun mendengarkan dan tidak jadi memusnahkan bangsa Israel. Mereka masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan menuju tanah Kanaan (10-11).

Keteladanan seorang pemimpin seperti Musa layak ditiru. Dia terus berkorban, menyediakan segala yang Tuhan perintahkan, dan memikirkan serta berdoa untuk kepentingan bangsanya. Kita perlu bersyukur untuk orang-orang seperti itu yang mau berkorban bagi umat Allah.


Bersyukurlah dan jangan menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan berikan. 

Sukacita Bangsa-Bangsa

Mazmur 67 | Sukacita Bangsa-Bangsa
=================================
Hal apa yang lebih membahagiakan selain kebahagiaan yang dialami dan dinikmati bersama oleh seluruh dunia?

Mazmur ini dimaknai oleh sebagian penafsir sebagai nyanyian syukur pada rangkaian masa raya panen. Selain itu, dapat juga dimaknai secara figuratif sebagai nyanyian keselamatan dan syukur atas pertobatan di seluruh dunia yang diakibatkan oleh manifestasi khusus atas anugerah-Nya bagi Israel. Mazmur ini diawali dengan ucapan berkat (1-2; band. Bil. 6:24-25).
Kerinduan pemazmur jelas agar melalui kasih karunia dan berkatNya yang diterima Israel, maka bangsa-bangsa kafir memperhatikan sehingga mereka dapat memuji Dia dan menerima jalan-jalan-Nya yang benar dan adil, yaitu menunjuk pada kehendak dan rencana serta cara kerja TUHAN di bumi. Ada harapan melalui perjalanan sejarah Israel, karya pemeliharaan Allah di dalamnya dapat membawa segala bangsa mengetahui bahkan mengalami keselamatan yang dari padaNya sehingga semua dapat menaikkan syukurnya.

Bangsa-bangsa akhirnya diharapkan mengenal pemerintahan Allah dan mengakui otoritas-Nya (3-4). Pemazmur merindukan pemerintahan Allah sebagai Raja dan Hakim di atas bumi membawa sukacita dan sorak-sorai dari seluruh bangsa karena Allah kita memerintah dengan adil (5-6). Sebagai penutup, berkat Allah dinyatakan tidak hanya dalam pemerintahan dan sejarah umat, tetapi ada berkat berkelanjutan melalui panen hasil pertanian. Segala hal yang dialami umat ini akhirnya membuat segala ujung bumi memiliki rasa takut akan Dia (7-8).

TUHAN menginginkan agar setiap karya penyertaan dan pemeliharaan-Nya dalam kehidupan orang percaya disaksikan oleh orang-orang lain. TUHAN juga menyatakan bahwa diri-Nya bukan hanya mampu memimpin dan memberi keselamatan, tetapi juga mencukupi kebutuhan hidup yang menunjuk pada karya pemeliharaan-Nya yang berkesinambungan.

Bersyukur atas karya TUHAN dalam hidup kita. Doakan agar orang lain dapat percaya kepada-Nya!

Pawai TK/PAUD Anggur Baru - Dumai

Salam sejahtera Bapak dan Ibu.
Sabtu, 16 April 2016 pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan melakukan pawai untuk anak-anak didik TK se Kota Dumai.
Maka untuk pertama kalinya anak-anak di pelayanan kita TK & PAUD Anggur Baru mengikuti acara ini dengan tema memakai seragam profesi.
Greetings Mr and Mrs .
Saturday, April 16, 2016 Dumai City Government through the Department of Education a parade for children Taman Kanak-Kanak students as the city of Dumai . So for the first time children in our TK and PAUD Anggur Baru services participating in this event with the theme of wearing a uniform profession .













Walau pun terik dan panasnya matahari namun mereka tetap semangat dan antusias untuk mengikutinya. Start dari Jalan Pattimura dan Finish di Jalan Sudirman depan Polresta Dumai.
Although there were sweltering heat of the sun , but they keep the spirit and enthusiasm to follow him. Start of Jalan Pattimura and Finish in front of Police Station Jalan Sudirman.













Setelah acara selesai anak-anak kita ini dibagikan Minuman yang bergizi dan Makanan ringan.
Kami mengucapkan banyak terimakasih atas doa dari Bapak dan Ibu sekalian yang kami kasihi.
Dimana dana untuk Minuman, Makanan dan peminjaman baju profesi untuk anak-anak kita ini semua Tuhan cukupkan.
After the event is over our children 's shared nutritious drinks and snacks .
We say many thanks for the prayers of the Brothers and Sisters whom we loved.
Where funding for Beverages , Food and lending professions clothes for children we have all of God's ends meet .



















Doa kami Tuhan Yesus memberkati Bapak dan Ibu berlimpah-limpah. Amen.
Our prayers God bless Bro and Sisters abound . Amen .

Amsal 19:17
Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah,  memiutangi TUHAN , yang akan membalas perbuatannya  itu.

2 Kor 9:7-8
Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup i melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu , supaya kamu senantiasa berkecukupan  di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

1 Kor 15:58
“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! ..jerih payahmu tidak sia-sia”.

I Salam,
Yayasan Anggur Baru Ministry - Komunitas Kasih Anggur Baru
SK KEMHUNKAM No : AHU-0012926.AH.01.04.Tahun 2015
Equipping people to Know, Grow and Show God Love's.
Rek. Bank Pelayanan : (Mandiri) 108-001-1625564; (BCA) 808-5044-032
Jln. Batu Bintang #7 B. Batrem Kota Dumai |( : 0811-7501009 | Twitter : @YABMinistry
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Senin, 18 April 2016

Tip Mengatasi Kekecewaan dan Tetap bersemangat:

Tip Mengatasi Kekecewaan dan Tetap bersemangat:

1. Jangan memusatkan pikiran kita kepada hal-hal yang mengecewakan.

Filipi 4:8
tetapi semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji pikirkanlah itu.

2. Jangan bergaul dengan orang-orang yang mengingatkan kita akan hal-hal yang mengecewakan.

Mazmur 1:1, 
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh."

3. Jangan terus-menerus membicarakan topik-topik yang menyakitkan.

Yosua 1:8a,
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini."

4. Jangan tanggung sendiri semua beban kita, tetapi serahkan semua beban kita kepada Tuhan.

I Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."

Galatia 6:2
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus."

5). Bacalah, renungkanlah dan doakanlah firman Tuhan kemudian perkatakan firman Tuhan...

Yeremia 15:16
"Apabila aku bertemu dengan perkataan- perkataan- Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama- Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam."

Selamat Pagi
Tuhan Yesus memberkati

By. Pdt. Sapta Tandi

Kabar Baik 18 April 2016

Shalom.
Kesulitan apapun yang Anda alami bawalah dalam doa dan teruslah berdoa didalam nama Tuhan Yesus. »Greg Laurie«

Yakobus 4:2 Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

Pernahkah kita berhenti berpikir bahwa mungkin ada hal-hal dalam hidup kita yang belum terwujud, itu karena kita sudah gagal meminta Tuhan untuk mengabulkannya?

Mungkin saat ini sedang jatuh sakit, kita tidak pernah benar-benar berdoa meminta kesembuhan dari Tuhan, sebab kita berpikir Allah maha tahu dan mengerti sendiri, kalau Dia mau pasti bisa menyembuhkan kita.

2 Raja 20: 2 Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN:

Mungkin kita sedang mengalami kesulitan finansial dan telah melakukan segala upaya untuk memenuhinya, tapi kita tidak pernah memintanya, karena kita berpikir Allah maha tahu dan maha mengerti.

Filipi 4:19 "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

Mungkin pernikahan kita mulai tercerai berai, dan kita tak tahu apa yang harus dilakukan, kita sudah mencoba segala cara, bahkan kita sudah meminta bantuan banyak orang, tapi kita tidak pernah benar2 berdoa agar Tuhan campur tangan dalam pernikahan kita.

Kita harus berdoa karena doa adalah cara yang ditetapkan Allah bagi kita untuk memperoleh banyak berkat dari-Nya, walaupun tujuan dari doa bukan sekedar doa minta minta, namun apabila kita tidak melakukannya, kitalah yang akan rugi. 

Alkitab dengan amat jelas menjelaskan bila kita tidak berdoa lalu tidak dapat apa apa, jangan marah dan ngambeg, lalu iri hati, bertengkar & berkelahi dengan orang lain.

Berdoalah sekarang juga! Seperti Hizkia, dia langsung menghadap tembok lalu berdoa dengan sungguh2 kepada Tuhan, lalu dia disembuhkan. Amen.

I Salam,
Yayasan Anggur Baru Ministry - Komunitas Kasih Anggur Baru
SK KEMHUNKAM No : AHU-0012926.AH.01.04.Tahun 2015
Equipping people to Know, Grow and Show God Love's.
Rek. Bank Pelayanan : (Mandiri) 108-001-1625564; (BCA) 808-5044-032
Jln. Batu Bintang #7 B. Batrem Kota Dumai |( : 0811-7501009 | Twitter : @YABMinistry

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Rabu, 30 Maret 2016

Kabar Baik | Kebimbangan

Shalom.

Kebimbangan atau menunda-nunda sesuatu sangat menghambat kita untuk melakukan sesuatu yang besar padahal korban penebusan Kristus harus diterima dan dirasakan oleh setiap orang. »NN« 

Yakobus 1:7-8 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya. 

Mengapa Tuhan membiarkan kita membuat keputusan atas masa depan kita sendiri? Sebab Dia adalah Allah yang tidak otoriter, yang memberikan kehendak bebas pada kita untuk menjadi pembuat keputusan. 

Jangan jadi orang Kristen yang plin-plan, suam-suam kuku dan dangkal kita harus punya komitmen untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan yang membantu kita tumbuh secara rohani. 

Percaya pada Kristus seharusnya kita menjadi bagian dari rencanaNya, jangan kerdilkan pertumbuhan rohani kita, mari gunakan talenta, karunia, kemampuan, dan pengalaman kita untuk melayani Tuhan dan sesama. 

Jangan sia siakan korban penebusan Kristus, jangan cuma duduk di kursi penonton, kini saatnya kita jadi pemain untuk berbagi supaya kabar baik dari Kristus Yesus bisa dinikmati oleh semua orang. 

Kedewasaan rohani menentukan berkat dari kasih karunia sebab hanya orang dewasa yang dipercayakan Tuhan untuk melakukan hal hal yang besar.





I Salam,
Yayasan Anggur Baru Ministry - Komunitas Kasih Anggur Baru
SK KEMHUNKAM No : AHU-0012926.AH.01.04.Tahun 2015
Equipping people to Know, Grow and Show God Love's.
Rek. Bank Pelayanan : (Mandiri) 108-001-1625564; (BCA) 808-5044-032

Jln. Batu Bintang #7 B. Batrem Kota Dumai |( : 0811-7501009 | Twitter : @YABMinistry

Minggu, 06 Maret 2016

ALLAH MENGHARGAI PROFESI ANDA

ALLAH MENGHARGAI PROFESI ANDA

“Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang mesir itu.” (Kejadian 39:2)

Berbicara tentang pelayanan seringkali beridentik dengan aktifitas gereja. Pelayanan gereja dianggap lebih sakral daripada pekerjaan non gereja. Padahal apabila kita melihat para penulis kitab suci banyak yang berprofesi didunia sekuler, seperti: nelayan, petani, pedagang, pembuat tenda, gembala dll. Tuhan Yesus sendiri bukanlah seorang tokoh agama resmi atau setingkat pendeta.


Didalam kekristenan secara eksplisit tidak ada penggolongan profesi pelayanan. Semua orang percaya adalah murid-murid Tuhan yang berkewajiban untuk melayani Tuhan. Namun, disatu sisi mengingat semakin besar dan kompleksnya dunia pelayanan gereja, maka harus ada mereka yang harus sepenuh waktu melayani di Gereja Tuhan. Profesi sekuler tidak kurang mulia daripada profesi penuh waktu/full timer.  Justru Allah menghargainya dengan predikat yang sama dengan pendeta sekalipun.

Hari-hari ini kekristenan harus diperlebar. Justru indikator keberhasilan kekristenan, apakah kekristenan dapat diterima oleh masyarakat sekuler? Ujung tombak dari Pekabaran Injil adalah warga gereja yang ada di dunia sekuler.  Dunia sekuler (marketplace) menjadi lapangan yang harus dijangkau. Jadi dalam hal ini warga gereja yang ada di marketplace harus menjadi penginjil, dan pelayan-pelayan yang membawa dunia ini kepada Tuhan. Keberadaan jemaat ditengah-tengah dunia sekuler menjadi sangat penting ketika kita berbicara penyelesaian Amanat Agung.

Yusuf bukanlah seorang ahli Taurat atau salah satu anggota majelis agama. Ia hanyalah seorang karyawan yang baik di rumah Potifar. Yusuf rajin dan berintegritas tinggi. Oleh sebab itu apapun yang dikerjakannya berhasil. Allah memberkatinya.

Pekerjaan kita (profesi sekuler) menjadi penting dimata Allah, karena Allah ingin memberkatinya. Allah ingin dunia melihat ada Tuhan ditengah-tengah orang percaya. Melalui anak-anakNya Allah ingin menata dunia profesi menjadi lebih baik dan luar biasa, tentunya Allah akan menggunakan kita. Amanat Budaya atau amanat pembangunan sama mulianya dengan Amanat Agung atau amanat kekristenan.


Sejarah membuktikan bahwa kemajuan teknologi pembangunan dan pendidikan dimulai oleh anak-anak Tuhan. Oleh sebab itu warga gereja yang sedang ada didunia sekuler sudah semestinya berkarya lebih lagi, karena Allah sedang memberkati dan memakai kita untuk menjadi alat Kemuliaan-Nya. Oleh sebab itu profesi anda penting dimata Allah. Amin.  (FK)

8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI

 8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya...