Rabu, 04 Desember 2019

Kabar Baik 10 Des 2019 : NILAI RASA SAKIT

NILAI RASA SAKIT

"Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita" (Roma 8:18).

Dalam pengalaman rasul Yohanes yang berada dalam penganiayaan, ada pelajaran tentang kekuatan ajaib dan penghiburan bagi orang Kristen. Allah tidak mencegah rencana manusia jahat, namun Ia menyebabkan cara-cara mereka berguna demi kebaikan orang-orang yang berada dalam pencobaan dan konflik mempertahankan iman dan kesetiaan mereka. Sering pekerja Injil dalam tugasnya menghadapi badai penganiayaan, penolakan yang menyakitkan, dan celaan yang tidak adil. Pada waktu seperti itu biarlah ia mengingat bahwa pengalaman yang diperoleh dari perapian pencobaan dan penderitaan tidak ada apa-apanya dibanding dengan pahala yang diterima. Dengan demikian Allah membawa anak-anak-Nya dekat dengan-Nya, agar Ia bisa memperlihatkan kepada mereka kelemahan-kelemahan mereka dan kekuatan-Nya. Ia mengajarkan mereka untuk bersandar pada-Nya. Dengan begitu Ia mempersiapkan mereka untuk menghadapi keadaan darurat, mengisi jabatan kepercayaan, dan mencapai maksud agung di mana untuk itulah kekuatan mereka diberikan.

Di segala zaman saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah memaparkan diri mereka sendiri pada celaan dan penganiayaan demi kebenaran. Yusuf difitnah dan dianiaya karena ia mempertahankan integritas dan kebaikannya. Daud, utusan terpilih Allah, diburu seperti pemangsa buas oleh para musuh-musuhnya. Daniel dilemparkan ke lubang singa karena ia mempertahankan kesetiaannya kepada surga. Ayub diambil kepemilikan duniawinya, dan begitu menderita tubuhnya sehingga ia dibenci oleh sanak keluarga dan sahabat-sahabatnya; namun ia tetap mempertahankan integritasnya.

Yeremia tidak bisa dihalangi dari mengucapkan perkataan yang Allah ingin ia katakan; dan kesaksiannya membuat murka raja dan para pangeran sehingga ia dilemparkan ke dalam lubang yang menjijikkan. Stefanus dilempari dengan batu karena ia mengabarkan tentang Kristus dan kisah penyaliban-Nya.. Paulus dipenjarakan, dipukuli dengan cambuk, dilempari dengan batu, dan akhirnya dihukum mati karena ia utusan Allah yang setia bagi orang bukan yahudi. Dan Yohanes dibuang ke Pulau Patmos "karena memberitakan Firman Allah, dan kesaksian Yesus Kristus.."

Contoh-contoh kesetiaan manusia ini memberi kesaksian pada kesetiaan janji-janji Allah—tentang hadirat-Nya yang senantiasa ada dan kasih karunia yang memelihara. Mereka memberi kesaksian pada kuasa iman yang bertahan melawan kuasa dunia....

Mereka membawa kesaksian tentang kuasa-Nya yang lebih berkuasa daripada Iblis.... Melalui cobaan dan penganiayaan, kemuliaan—karakter—Allah, dinyatakan dalam kehidupan tokoh-tokoh pilihan-Nya. Orang-orang percaya di dalam Kristus, yang dibenci dan dianiaya oleh dunia, merupakan orang-orang terdidik dan didisiplin di dalam sekolah Kristus. Di bumi mereka berjalan di jalan yang sempit; mereka dimurnikan di dalam perapian penderitaan.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 9 Des 2019 : MEREKA YANG KEMBALI KE JALAN YANG LAMA


MEREKA YANG KEMBALI KE JALAN YANG LAMA

"Dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh" (Yesaya 35:10).

Dunia penuh dengan pria dan wanita yang memperlihatkan tidak adanya pemahaman tentang kewajiban mereka atas karunia yang dipercayakan Allah kepada mereka. Mereka tidak menyadari bahwa Allah telah mempercayakan kepada mereka talenta-talenta, bukan untuk memegahkan diri, namun untuk kemuliaan nama-Nya. Mereka menginginkan kehormatan....

Ada beberapa orang yang dipercayakan Allah dengan kemampuan yang lebih dari biasanya. Mereka adalah pemikir yang cakap, giat bekerja, dan cermat. Namun banyak dari mereka condong kepada pencapaian mereka sendiri, tanpa memandang kehormatan dan kemuliaan Allah. Namun beberapa dari mereka telah melihat terang kebenaran, namun karena mereka menghormati diri mereka sendiri, dan tidak menjadikan Allah yang terutama dan terakhir dan terbaik dalam segala hal, maka mereka telah menjauh dari kebenaran Alkitab menuju skeptisisme dan ketidaksetiaan. Ketika mereka ini tertawan oleh hukuman Allah, dan melalui penderitaan dituntun untuk mencari jalan yang lama, kabut skeptisisme dilenyapkan dari pikiran mereka. Beberapa dari mereka bertobat, ... dan menjejakkan kaki di jalan yang ditentukan Tuhan bagi umat tebusan. Mereka tidak lagi digerakkan oleh cinta akan uang atau ambisi mementingkan diri. Roh Allah yang bekerja dalam hati dihargai oleh mereka lebih daripada emas atau pujian manusia. Bilamana perubahan menakjubkan ini terjadi, pikiran diarahkan oleh Roh Allah menuju jalur-jalur yang baru, karakter diubahkan, dan aspirasi jiwanya tertuju kepada hal-hal surgawi.

Agama sejati memiliki kekuatan sekarang ini. Agama ini menyanggupkan manusia untuk mengalahkan pengaruh degil dari kesombongan, kecintaan diri, dan ketidakpercayaan, dan dalam kebersahajaan kesalehan sejati, menyatakan hubungan yang hidup dengan surga. Kasih karunia yang Kristus tanamkan memungkinkan manusia tahan terhadap semua godaan Iblis yang dahsyat. Itu akan menuntun mereka kepada salib Yesus sebagai para pekerja yang aktif, setia dan taat bagi kemajuan kebenaran dari surga.

Kesetiaan kepada Allah telah menandai pahlawan-pahlawan iman dari zaman ke zaman. Saat mereka dibawa ke hadapan dunia, terang mereka memancar. Kepatuhan mereka kepada perintah Kristus, "Pergilah," telah menuntun orang lain untuk memuliakan Allah.

Sekarang ini terdapat pahlawan-pahlawan moral, pria dan wanita yang menjalani kehidupan mulia penyangkalan diri. Mereka tidak mempunyai ambisi terhadap ketenaran duniawi. Kemauan mereka tunduk pada kemauan Allah. Kasih kepada Allah mengilhami pelayanan mereka. Melakukan kebaikan dan menyelamatkan jiwa-jiwa adalah tujuan utama mereka.

Mereka ini telah memperoleh pengetahuan sejati, bahkan pengetahuan yang telah diberikan oleh Kristus dalam perkataan, "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus" (Yohanes 17:3).

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 8 Des 2019 : ALLAH AMAT PEDULI KEPADA UMAT-NYA

ALLAH AMAT PEDULI KEPADA UMAT-NYA

"Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong" (Mazmur 34:16).

Anda tidak boleh putus asa. Hati yang lemah akan dijadikan kuat; yang putus asa menjadi penuh pengharapan. Allah amat peduli kepada umat-Nya. Telinga-Nya terbuka mendengar seruan mereka. Aku tidak memiliki ketakutan terhadap tujuan Allah. Ia akan mengurus perkara-Nya sendiri. Tugas kita adalah mengisi tempat dan kedudukan kita, hidup... dengan rendah hati di kaki salib, dan menjalani kehidupan setia, suci di hadapan-Nya. Selagi kita melakukan ini, kita tidak akan malu, namun jiwa kita akan berterus-terang di hadapan Allah dengan keberanian yang suci.

Allah telah melepaskan kita dari beban; Ia telah membebaskan kita.... Musuh kita bisa menang. Mereka mungkin mengucapkan perkataan dusta, dan lidah mereka yang memfitnah mengeluarkan fitnah, tipuan, akal bulus; namun kita tidak akan tergoyahkan. Kita tahu kepada siapa kita percaya. Kita tidak berlari dalam kesia-siaan, tidak juga bekerja dalam kesia-siaan. Yesus mengenal kita.... Hari penghakiman akan segera tiba dan semua orang akan dihakimi menurut perbuatan yang dilakukan dalam tubuh....

Memang benar dunia ini gelap. Pertentangan bisa bertambah kuat. Orang-orang yang suka membuang-buang waktu dan para pencaci maki semakin menjadi-jadi dalam perbuatan dosa mereka. Namun untuk semua ini, kita tidak akan tergoyahkan. Kita tidak berlari tanpa tujuan. Tidak, tidak. Hatiku sudah pasti, percaya kepada Allah. Kita memiliki Juruselamat yang sempurna. Kita bisa bersukacita dalam kepenuhan-Nya yang melimpah. Aku rindu lebih mengabdi kepada Allah, lebih berserah kepada-Nya. Dunia ini terlalu gelap bagiku. Yesus berkata Ia akan pergi dan menyiapkan tempat bagi kita, sehingga di mana Ia berada di situ kita berada. Pujilah Allah untuk ini. Hatiku melonjak kegirangan pada harapan yang menyenangkan itu.

Agama terlalu banyak dibiarkan diam di dalam kandang besi. Agama yang sejati dan tak tercemar menuntun kita kepada kesederhanaan seperti anak-anak. Kita ingin berdoa dan berbicara dalam kerendahan hati, dengan mata yang tertuju kepada kemuliaan Allah. Ada terlalu banyak bentuk kesalehan tanpa kuasa. Pencurahan Roh Allah akan menuntun kepada pengakuan penuh syukur terhadap hal yang sama; dan sementara kita merasa dan menyadari kasih Allah yang ajaib, maka kita tidak akan menahan kedamaian kita, tetapi kita akan berkorban kepada Allah dengan ucapan syukur dan membuat nyanyian bagi Dia dengan hati dan suara kita. Marilah kita memijakkan kaki di atas Batu Zaman itu maka kita akan memiliki dukungan dan penghiburan yang menetap. Jiwa kita akan diam di dalam Allah dengan keyakinan yang tak tergoyahkan.


Mengapakah kita begitu jarang mengunjungi sumber mata air padahal tersedia secara cuma-cuma dan melimpah? Jiwa kita seringkali perlu minum di mata air itu agar disegarkan dan berkembang di dalam Tuhan. Kita harus memiliki keselamatan. Tanpa kesalehan yang hidup maka agama kita sia-sia. Formalitas tidak akan menguntungkan. Kita harus memiliki Roh Kudus yang bekerja dalam hati kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 7 Des 2019 : ORANG-ORANG KRISTEN HARUS MEMANTULKAN TERANG SURGA


ORANG-ORANG KRISTEN HARUS MEMANTULKAN TERANG SURGA

"Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu" (Matius 5:14, 15).

"Kamu adalah terang dunia," kata Kristus kepada murid-murid-Nya. Saat matahari bersinar di langit, mengusir bayang-bayang malam, dan mengisi dunia dengan cahaya, begitu pula para pengikut Yesus harus memancarkan sinar terang mereka untuk menghilangkan kegelapan moral dari dunia yang berbaring dalam dosa. Tetapi mereka tidak memiliki terang dari diri sendiri; tetapi terang dari Surgalah yang mereka harus pantulkan ke dunia.

"Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi." Pemikiran dan maksud kita adalah sumber tersembunyi perilaku dan dengan demikian menentukan karakter. Maksud yang dibentuk di dalam hati tidak perlu diungkapkan dalam perkataan atau perbuatan untuk menjadikannya dosa, dan membawa jiwa ke dalam penghukuman. Setiap pemikiran, perasaan, dan kecenderungan, meskipun tidak dilihat oleh manusia, dilihat oleh mata Allah. Namun hanya ketika si jahat yang telah berakar di dalam hati mencapai buahnya dalam bentuk perkataan atau perbuatan yang melanggar hukum, maka manusia dapat menilai karakter sesamanya manusia.

Orang Kristen adalah perwakilan Kristus. Dia harus memperlihatkan kepada dunia, kuasa mengubahkan dari kasih karunia Ilahi. Dia adalah surat yang hidup dari kebenaran Allah, dikenal dan dibaca oleh semua manusia. Aturan yang diberikan oleh Kristus untuk menentukan siapa pengikut-Nya yang sejati adalah, "Dari buah-buahnya kamu akan mengenal mereka."

Kehidupan saleh orang Kristen dan percakapan suci adalah kesaksian sehari-hari terhadap dosa dan orang-orang berdosa. Tetapi ia harus menyampaikan Kristus, bukan diri sendiri. Kristus adalah obat manjur bagi dosa. Penebus kita yang penuh belas kasihan telah menyediakan bagi kita pertolongan yang kita perlukan. Dia sedang menunggu mempertalikan kebenaran-Nya kepada pemohon yang tulus, dan menyalakan kasih Ilahi dalam hatinya yang hanya dapat diilhami oleh Penebus kita yang penuh kemurahan. Kalau begitu marilah kita yang mengaku saksi-saksi-Nya di bumi, duta-duta-Nya dari istana surga, memuliakan Dia yang kita wakili, dengan menjadi setia kepada kepercayaan kita, sebagai para pembawa terang ke dunia.

Setiap orang yang pada akhirnya mendapat kehidupan kekal, di sini akan memperlihatkan tekad dan pengabdian dalam pelayanan Allah. Ia tidak akan meninggalkan pos kerjanya saat pencobaan, kesukaran, atau celaan menghadang. Ia akan menjadi pelajar Kitab Suci yang tekun, dan akan mengikuti cahaya yang menyinari jalannya. Ketika beberapa persyaratan Alkitabiah yang sederhana disampaikan ia tidak akan berhenti untuk bertanya, Apakah yang akan teman-temanku katakan, jika aku mengambil tempat bersama umat Allah? Mengetahui kewajibannya, maka ia akan melakukannya dengan segenap hati dan tanpa gentar.

Mengenai pengikut tulus seperti itu Yesus menyatakan bahwa Ia tidak malu menyebut mereka saudara. Allah kebenaran akan berada di pihak mereka, dan tidak akan pernah meninggalkan mereka. Semua yang tampak menjadi kerugian demi Kristus akan mereka anggap sebagai perolehan yang tiada batasnya.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 6 Des 2019 : INTISARI KITAB SUCI

INTISARI KITAB SUCI

"Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu" (Ayub 19:25).

Salah satu kebenaran paling khidmat dan gemilang yang dinyatakan dalam Alkitab adalah tentang kedatangan Kristus yang kedua kali, untuk menyelesaikan tugas besar penebusan. Bagi musafir umat Allah, yang begitu lama pergi ke tempat persinggahan di "wilayah dan bayang kematian," suatu pengharapan yang menggembirakan dan berharga diberikan dalam janji penampakan-Nya, yang adalah "kebangkitan dan hidup," untuk "membawa pulang umat yang terbuang." Doktrin kedatangan kedua kali adalah intisari dari Kitab Suci. Sejak hari di mana pasangan pertama mengambil langkah sedih mereka keluar dari Eden, anak-anak iman telah menantikan kedatangan Yang Dijanjikan untuk mengalahkan kuasa penghancur dan membawa mereka kembali ke Firdaus yang hilang.... Henokh, keturunan ketujuh dari mereka yang tinggal di Eden, dia yang selama tiga abad berjalan bersama Allahnya, dialah yang diizinkan melihat dari jauh kedatangan sang Pelepas. "Lihat," katanya, "Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya." Bapa Ayub pada malam penderitaannya berseru dengan keyakinan tak tergoyahkan: "Aku tahu bahwa penebusku hidup, dan bahwa ia akan berdiri di hari akhir dunia ini... di dalam dagingku aku akan melihat Allah; yang kepada-Nya aku akan lihat sendiri, dan mataku yang melihat, bukan orang lain."

Semoga Allah dari semua kasih karunia menerangi pengertianmu sedemikian rupa sehingga Anda akan melihat hal-hal kekal, sehingga oleh terang kebenaran itu, kesalahanmu sendiri, yang jumlahnya banyak, dapat Anda temukan sebagaimana adanya, sehingga Anda dapat membuat usaha yang diperlukan untuk menyingkirkannya, dan menggantikan kejahatan ini, buah pahit akan menghasilkan buah yang berharga sampai kepada kehidupan kekal.

Rendahkan hatimu yang malang, sombong, membenarkan diri, di hadapan Allah; merendahlah, amat rendah, di kaki-Nya,dengan semua yang telah hancur di dalam keberdosaanmu. Abdikan dirimu sendiri dalam pekerjaan persiapan. Jangan berhenti sampai Anda bisa dengan bersungguh-sungguh berkata: Penebusku hidup, dan karena Ia hidup, aku juga akan hidup.

Jika Anda kehilangan surga, maka Anda kehilangan segalanya; tetapi jika Anda memperoleh surga, maka Anda memperoleh segalanya. Jangan buat kesalahan dalam hal ini, aku mohon padamu. Kepentingan-kepentingan kekal terlibat di sini.

Tuhan Yesus memberkati.


Kabar Baik 5 Des 2019 : IA AKAN BERKUASA SELAMANYA


IA AKAN BERKUASA SELAMANYA

"Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: 'Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya'" (Wahyu 11:15).

Kedatangan Kristus untuk membawa kekuasaan kebenaran telah mengilhami ucapan paling agung dari penulis suci.... Pemazmur menyanyikan kuasa dan keagungan Raja Israel:... "Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, ... di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya." (Mazmur 96:11-13).

Kata nabi Yesaya: "Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya...." Yesaya 25:8.

Ketika Juruselamat hendak berpisah dengan para murid-Nya, Ia menghibur mereka yang sedang bersedih dengan jaminan bahwa Ia akan datang kembali: "Janganlah gelisah hatimu;... Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal... Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku" Yohanes 14:1-3....

Para malaikat yang masih tertinggal di bawah cahaya dari surga setelah kenaikan Kristus, mengulang kembali janji kedatangan-Nya kepada murid-murid: "Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga" Kisah 1:11. Dan rasul Paulus, berbicara dengan Ilham Roh bersaksi: "Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga" 1 Tesalonika 4:16. Kata rasul dari Patmos: "Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia" Wahyu 1:7.

Dekat waktu kedatangan-Nya terjadilah berbagai kemuliaan dari, "Pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu" Kisah 3:21. Kemudian aturan jahat yang telah lama berkelanjutan akan dihancurkan; "kerajaan dunia ini" akan "dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya" Wahyu 11:15.

Tuhan Yesus memberkati.

Kabar Baik 4 Des 2019 : PENGHAKIMAN ALLAH DI BUMI

PENGHAKIMAN ALLAH DI BUMI

"Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang" (Lukas 21:26).

Oh, umat Allah merasakan kehancuran yang akan datang terhadap ribuan kota, yang kini hampir diserahkan kepada penyembahan berhala! Beberapa waktu lalu suatu pemandangan mengesankan berlalu di hadapanku. Aku melihat bola api besar berjatuhan di tengah istana-istana indah, menyebabkan kehancuran yang seketika. Aku mendengar seseorang berkata: "Kami tahu bahwa penghakiman Allah akan segera terjadi." Yang lain berkata: "Anda sudah mengetahuinya? Kalau begitu mengapa tidak memberitahukannya kepada kami? Kami tidak mengetahuinya." Pada setiap sisi aku mendengar perkataan seperti itu diucapkan....

Dalam waktu dekat masalah yang meresahkan akan timbul di tengah bangsa-bangsa—masalah yang tidak akan berhenti sampai Yesus datang. Sebagaimana tidak pernah terjadi sebelumnya kita harus bersatu, melayani Dia yang telah mempersiapkan takhta-Nya di surga dan yang kerajaan-Nya berkuasa atas segalanya. Allah tidak meninggalkan umat-Nya, dan kekuatan kita ada bila kita tidak meninggalkan Dia.

Penghakiman Allah ada di negeri ini. Peperangan dan berita tentang peperangan, kehancuran oleh api dan banjir, mengatakan dengan jelas bahwa masa kesukaran, yang akan bertambah sampai pada kesudahan, sudah amat dekat. Kita tidak boleh menyia-yiakan waktu. Dunia digerakkan oleh roh peperangan.. Nubuatan dari Daniel sebelas telah hampir mencapai kegenapan akhirnya....

Jumat pagi terakhir, tepat sebelum aku bangun, suatu pemandangan yang amat berkesan ditunjukkan kepadaku. Sepertinya aku bangun dari tidur tetapi tidak berada di rumah. Dari jendela aku bisa melihat kebakaran yang mengerikan. Bola-bola api besar berjatuhan ke atas rumah-rumah, dan panah-panah bola api beterbangan ke segala penjuru. Tidak mungkin menyelidiki dari mana api dinyalakan, dan banyak tempat yang hancur lebur. Kengerian orang-orang tak terlukiskan.

Kota-kota di negara-negara akan diperlakukan dengan tegas, namun belum dengan kemurkaan Allah yang amat hebat, karena beberapa jiwa masih akan memisahkan diri dari tipuan musuh, dan akan bertobat dan berbalik, sementara orang banyak akan semakin marah terhadap hari kemurkaan itu.

Tuhan Yesus memberkati.


8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI

 8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya...