Minggu, 03 Desember 2017

Kabar Baik 4 Des 2017



Shalom.

Jika anda ingin menikmati relasi dengan orang lain, anda harus fokus pada kelebihannya  dan bukan pada kekurangannya.»IHT«

Yakobus 4:11  Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.
Mudah melihat keburukan dan kekurangan orang lain ketimbang kebaikan dan kelebihannya, itu sebabnya kita tidak bisa menikmati hubungan relasi yang baik dengan orang lain.

2 Timotius 4:4  Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 

Kita lebih familiar dengan angin surga ketimbang kenyataan hidup, kita lebih senang mendengar berita palsu yang menyenangkan telinga daripada kabar baik yang memekakkan telinga.

Amsal 14:12-13  Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. Di dalam tertawa pun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan.
Hidup adalah kenyataan, bukan kepalsuan belajarlah menjadi bijak, pembelajaran tidak hanya datang dari orang sukses, dari kegagalan orang lainpun kita bisa belajar, itu sebabnya jangan memandang orang lain dari sudut keburukannya, tapi pandanglah dari sudut kebaikannya maka kita akan bisa menikmati setiap hubungan relasi dengan baik dan indah.

Amsal 14:15 Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.
Tuhan Yesus memberkati.
____

Renungan Kristen : Mengutamakan Kewajiban



Daniel 5:17-30

5:17 Kemudian Daniel menjawab raja: "Tahanlah hadiah tuanku, berikanlah pemberian tuanku kepada orang lain! n  Namun demikian, aku akan membaca tulisan itu bagi raja dan memberitahukan maknanya kepada tuanku. 5:18 Ya tuanku raja! Allah, Yang Mahatinggi, telah memberikan kekuasaan sebagai raja, kebesaran, kemuliaan dan keluhuran o  kepada Nebukadnezar, p  ayah tuanku. 5:19 Dan oleh karena kebesaran yang telah diberikan-Nya kepadanya itu, maka takut dan gentarlah terhadap dia orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa; dibunuhnya q  siapa yang dikehendakinya dan dibiarkannya hidup siapa yang dikehendakinya, ditinggikannya siapa yang dikehendakinya dan direndahkannya r  siapa yang dikehendakinya. 5:20 Tetapi ketika ia menjadi tinggi hati dan keras kepala, sehingga berlaku terlalu angkuh, s  maka ia dijatuhkan dari takhta t  kerajaannya dan kemuliaannya u  diambil v  dari padanya. 5:21 Ia dihalau dari antara manusia dan hatinya menjadi sama seperti hati binatang, dan tempat tinggalnya ada di antara keledai hutan; kepadanya diberikan makanan rumput seperti kepada lembu, dan tubuhnya basah oleh embun dari langit, sampai ia mengakui, bahwa Allah, Yang Mahatinggi, berkuasa w  atas kerajaan manusia dan mengangkat siapa yang dikehendaki-Nya x  untuk kedudukan itu. 5:22 Tetapi tuanku, Belsyazar, anaknya, tidak merendahkan diri, y  walaupun tuanku mengetahui semuanya ini 1 . 5:23 Tuanku meninggikan diri terhadap z  Yang Berkuasa di sorga: perkakas dari Bait-Nya dibawa orang kepada tuanku, lalu tuanku serta para pembesar tuanku, para isteri a  dan para gundik tuanku telah minum anggur dari perkakas itu; tuanku telah memuji-muji dewa-dewa dari perak dan emas, dari tembaga, besi, kayu dan batu, yang tidak dapat melihat atau mendengar atau mengetahui, b  dan tidak tuanku muliakan Allah, yang menggenggam nafas c  tuanku dan menentukan segala jalan d  tuanku. 5:24 Sebab itu Ia menyuruh punggung tangan itu dan dituliskanlah tulisan ini. 5:25 Maka inilah tulisan yang tertulis itu: Mene, mene, tekel ufarsin. 5:26 Dan inilah makna perkataan itu: Mene: masa e  pemerintahan tuanku dihitung oleh Allah 2  dan telah diakhiri; f  5:27 Tekel: tuanku ditimbang dengan neraca g  dan didapati terlalu ringan 3 ; h  5:28 Peres: kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media i  dan Persia 4 . j " 5:29 Lalu atas titah Belsyazar dikenakanlah kepada Daniel pakaian dari kain ungu dan pada lehernya k  dikalungkan rantai emas, dan dimaklumkanlah tentang dia, bahwa di dalam kerajaan l  ia akan mempunyai kekuasaan sebagai orang ketiga. 5:30 Pada malam itu juga terbunuhlah m  Belsyazar 5 , n  raja o  orang Kasdim itu.
==================================================
Ketika Daniel mendengar bahwa Raja Belsyazar akan memberikan banyak hadiah kepadanya, ia memohon agar raja mengurungkan niatnya. Daniel meminta Belsyazar memberikan hadiah tersebut kepada orang lain saja (17). Di sini terlihat jelas bahwa ia bekerja dan melayani raja bukan karena imbalan, melainkan suatu kesadaran akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang hamba. Lagi pula ia tidak akan mengotori karunia Allah yang diberikan kepadanya hanya untuk kesenangan duniawi.

Sebelum Daniel menjelaskan makna dari penglihatan Belsyazar, ia terlebih dahulu menceritakan kisah kelam Raja Nebukadnezar. Menurut Daniel, Allah yang Mahatinggi telah memberikan kekuasaan kepada Nebukadnezar (18-19). Namun ia menjadi tinggi hati karena ia merasa kekuasaan mutlak ada di tangannya. Kesombongannya telah membawa Nebukadnezar jatuh ke tempat yang paling rendah dan hina seperti binatang (20-21).

Rupanya Belsyazar mengikuti jejak kesombongan ayahnya. Sifat buruknya telah mendorong Belsyazar bertindak kurang ajar terhadap segala perkakas Bait Suci untuk dipakai sebagai cawan anggur untuk pesta pora. Tindakannya itu telah menodai kesucian Allah yang Mahatinggi (23). Setelah itu, Daniel membaca dan mengartikan tulisan tersebut sebagai berikut: Mene, Mene, tekel ufarsin, yang artinya masa pemerintahan Raja Belsyazar dihitung dan diakhiri oleh Allah serta kerajaannya akan dipecah dan diberikan kepada bangsa Media dan Persia (25-27). Penghukuman Allah memperlihatkan ketidaklayakan Belsyazar sebagai pemimpin. Lalu raja menganugerahkan hadiah dan mengangkat Daniel sebagai orang ketiga yang memiliki kekuasaan besar di seluruh wilayah Babel (29). Dan semua yang dikatakan Daniel menjadi kenyataan (30).

Mengutamakan kewajiban merupakan prinsip dan ajaran moral yang sangat penting. Banyak orang menuntut haknya, namun mengabaikan kewajibannya. Saat ini kita ditantang untuk meneladani tindakan Daniel dengan mengutamakan kewajiban daripada hak. [WSP]

Renungan Kristen : Memakai Agama untuk Tujuan Lain



Daniel 6:1-12

6:1 (6-2) Lalu berkenanlah Darius r  mengangkat seratus dua puluh wakil-wakil raja s  atas kerajaannya; mereka akan ditempatkan di seluruh kerajaan; 6:2 (6-3) membawahi mereka diangkat pula tiga pejabat tinggi, dan Daniel t  adalah salah satu dari ketiga orang itu; kepada merekalah para wakil-wakil raja harus memberi pertanggungan jawab, u  supaya raja jangan dirugikan. 6:3 (6-4) Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya 1 . v  6:4 (6-5) Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan w  terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apapun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya. 6:5 (6-6) Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali 2  dalam hal ibadahnya kepada Allahnya! x " 6:6 (6-7) Kemudian bergegas-gegaslah para pejabat tinggi dan wakil raja itu menghadap raja serta berkata kepadanya: "Ya raja Darius, kekallah hidup y  tuanku! 6:7 (6-8) Semua pejabat tinggi kerajaan ini, semua penguasa dan wakil raja, para menteri dan bupati z  telah mufakat 3 , supaya dikeluarkan kiranya suatu penetapan raja dan ditetapkan suatu larangan, agar barangsiapa yang dalam tiga puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada tuanku, ya raja, maka ia akan dilemparkan ke dalam gua singa. a  6:8 (6-9) Oleh sebab itu, ya raja, keluarkanlah larangan itu dan buatlah suatu surat perintah yang tidak dapat diubah, menurut undang-undang orang Media dan Persia, yang tidak dapat dicabut b  kembali." 6:9 (6-10) Sebab itu raja Darius membuat surat perintah dengan larangan itu. 6:10 (6-11) Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah c  Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, d  berdoa serta memuji Allahnya 4 , seperti yang biasa dilakukannya. e  6:11 (6-12) Lalu orang-orang itu bergegas-gegas masuk dan mendapati Daniel sedang berdoa dan bermohon f  kepada Allahnya. 6:12 (6-13) Kemudian mereka menghadap raja dan menanyakan kepadanya tentang larangan raja: "Bukankah tuanku mengeluarkan suatu larangan, supaya setiap orang yang dalam tiga puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada tuanku, ya raja, akan dilemparkan ke dalam gua singa?" Jawab raja: "Perkara ini telah pasti menurut undang-undang orang Media dan Persia, yang tidak dapat dicabut g  kembali."
========================================

Setelah kematian Raja Belsyazar, kerajaan Media dibagi menjadi dua, yaitu Media dan Persia. Darius adalah orang Media yang diangkat menjadi raja (1). Sebagai penguasa, ia mengangkat seratus duapuluh wakil raja atas kerajaan itu (2) dan yang menjadi komandan atas mereka adalah tiga orang pejabat tinggi kerajaan. Salah seorang dari pejabat tinggi itu adalah Daniel (3).

Kesetiaan, tanggung jawab, dan kerja keras menjadikan Daniel disukai oleh raja. Integritas dan karakter seperti itu yang membawa Daniel mencapai kedudukan tinggi, baik pada kerajaan Babel maupun Media, walaupun statusnya sebagai bangsa buangan. Tidak dapat dipungkiri bahwa Allah memberikan hikmat, kebijaksanaan, pengetahuan, dan kemampuan untuk menafsir mimpi dan penglihatan pada Daniel. Karena itu, semua hasil kerjanya melampaui para pejabat tinggi dan para wakil raja (4; bdk. 1:17).

Rupanya seorang yang bekerja keras dan jujur tidak selalu disukai oleh banyak orang. Contohnya, Daniel sama sekali tidak disukai oleh sebagian besar pejabat tinggi dan wakil raja. Mereka mencari cara untuk menjatuhkan Daniel, namun hasilnya nihil. Sebab, ia adalah pribadi yang jujur, setia, dan berintegritas (5). Meskipun demikian, ada satu hal yang dianggap sebagai kelemahan oleh para musuh Daniel, yaitu kesetiaan Daniel kepada Allahnya (6). Mereka mengusulkan kepada raja agar ia mengeluarkan larangan dan hukuman bagi siapa pun yang menyampaikan permohonan, baik kepada dewa maupun manusia, selama tiga puluh hari (7-10). Ternyata Daniel sama sekali tidak menggubris titah raja. Ia bertekad mencari hadirat Allah. Tidak terlihat adanya rasa takut dalam dirinya (11). Kesempatan ini langsung dimanfaatkan oleh para musuhnya sebagai dalil politik agama untuk membunuh Daniel (12).

Ketika agama dijadikan sarana berpolitik untuk mencari kekuasaan, yang terjadi adalah pemaksaan kehendak. Karena itu, hindarilah memanipulasi agama sebagai sarana untuk politik praktis. Sebab, Allah memanggil kita untuk hidup dalam kesalehan. [WSP]

Kabar Baik 3 Des 2017



Shalom.

Kasih manusia bisa layu dan kering, bisa habis dan hilang, tapi kasih Allah kekal selamanya. »IHT«

Mazmur 89:2 Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
Ada banyak pasangan yang bercerai karena kehilangan kasih, ada juga pasangan yang tidak bercerai tetapi tidak lagi saling mencintai, hubungannya telah layu dan kering.

Mengapa hubungan keluarga tercerai berai dan saling menjauhi, mengapa ada sahabat yang begitu karib akhirnya menjadi musuh? sebab kasih manusia terbatas.

Efesus 3:18-19  Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Bagaimana mempertahankan kasih kita kepada pasangan, keluarga dan sahabat, sebab kasih kita terbatas dan bisa habis? cara yang paling efektif dan praktis adalah dengan memiliki Kasih Kristus, sebab KasihNya kekal selama lamanya, tidak pernah berkesudahan, bahkan Dia memperbaharuiNya setiap hari.

Kasih Tuhan tidak pernah mengenal untung dan rugi, kasihNya tanpa syarat, Dia memberikanNya kepada kita secara cuma cuma, tanpa memandang kita ini benar atau tidak benar, miskin atau kaya, pintar atau bodoh, cantik atau buruk.

Kasih Tuhan begitu tulus murni yang diberikan kepada kita tanpa batas, kekal selama lamanya, ...dari kekal sampai kekal.

Selamat hari minggu, selamat menikmati kasih Allah, beribadahlah kepadaNya hari ini, sebab KasihNya pasti memberkati kita semua dengan damai sejahtera dan sukacita.

Tuhan Yesus memberkati.

8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI

 8 NASIHAT UNTUK PARA SUAMI “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya...